Senin, 8 Juni 2026

Polisi Cianjur Terbakar

Bripda Yudi Muslim Polisi Dibakar Hidup-hidup Segera Operasi, Tambal Luka Leher dari Kulit Paha

Bripda Yudi Muslim, Polisi Terbakar Hidup-hidup Alami Luka Bakar Berat, Operasi Pencakokan, Ambil Kulit Paha untuk Leher

Tayang:
istimewa
Kondisi Bripda Yudi Muslim polisi yang terbakar dalam aksi unjuk rasa di Cianjur. 

Proses operasi untuk Yudi direncanakan akan dilakukan pada Rabu (21/8) atau Kamis (22/8). "Tergantung hasil observasi kesehatan dan kesiapan pasien," ujar Hardisiswo.

Mengenai jumlah dokter bedah plastik yang akan terlibat dalam proses operasi, Hardisiswo mengatakan, bisa dilakukan oleh dua orang atau cukup ia seorang diri.

"Kita lihat nanti. Kami dahulukan operasi Pak Yudi karena luka bakarnya lebih parah dibandingkan Pak Simbolon," ujarnya.

VIDEO-POLISI TERBAKAR HIDUP-HIDUP, Ini Alasan Ridwan Beri Minum dan Baca Istighfar ke Ipda Erwin

Menurut Hardisiswo, dibanding saat datang, 16 Agustus lalu, kondisi keduanya sudah jauh lebih baik. "Yang mereka keluhkan saat ini hanya susah tidur. Mungkin karena trauma atas peristiwa itu, sedangkan nyeri dari lukanya sudah jauh berkurang," ujarnya.

Kemarin, ruang perawatan Yudi dan Simbolon di kamar 409 lantai 4 Kemuning dijaga ketat petugas keamanan dan dua anggota kepolisian. Tak ada yang dapat menjenguk tanpa mengantongi izin dari pihak keluarga arau RSHS Bandung.

Ibunda Simbolon, Arta Martha Simanjorang, mengaku sangat gembira kondisi anaknya terus membaik. Slang oksigen yang semula terpasang di hidung anaknya, kata Arta, sudah dilepas. Namun, balutan perban dan slang infus masih terpasang.

Kegembiraan juga dikatakan Nur Fitriani, istri Yudi. "Sekarang satu ruang dengan Aris (Simbolon). Kondisinya sekarang semakin membaik, alhamdulillah. Tinggal infus saja yang masih terpasang," kata Nur.

Dari empat polisi yang mengalami luka bakar saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa di depan kantor Pemkab Cianjur, Kamis (15/8), hanya Yuda dan Simbolon yang dirujuk ke RSHS.

Dua polisi lainnya, Aiptu Erwin dan Bripda Anif, dirujuk ke rumah sakit berbeda.

Erwin, yang mengalami luka bakar 80 persen, dirujuk ke RS Pertamina, Jakarta, sedangkan Anif dirujuk ke RS Sartika Asih. Kemarin, kondisi keduanya juga dikabarkan membaik.

Siapa Penyebar Video Vina Garut? Polisi Dapatkan Titik Terang, Kapolres Bilang Sudah Ada Indikasinya

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan sudah memerintahkan jajarannya untuk memberikan perawatan yang maksimal.

Ia berharap, keempatnya segera pulih dan dapat kembali beraktivitas.

Sejauh ini, ujar Kapolda, sudah tiga orang yang mereka tetapkan sebagai tersangka, termasuk RS (19), mahasiswa yang diduga kuat melemparkan kantong berisi bensin yang membuat keempat anak buahnya terbakar.

"Proses penyidikan masih berlangsung. Tentang perkembangan jumlah tersangka, belum bisa kami sampaikan karena masih pengembangan. Masih ada terduga pelaku yang belum ditangkap," kata Kapolda di Mapolda Jabar, kemarin.

Motif pelaku melempar kantong berisi bensin, ujar Kapolda, juga masih didalami. "Jika sudah lengkap, kami rilis secara keseluruhan," ujarnya. (cipta permana/daniel andreand damanik)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved