Kakek Bejat di Blitar Cabuli Cucu yang Masih Remaja Hingga Hamil 4 Bulan, Sempat Ancam Sebar Aib

Seorang kakek berusia 66 tahun, SBR, tega mencabuli cucunya sendiri yang masih remaja, A (13) hingga hamil empat bulan.

Kakek Bejat di Blitar Cabuli Cucu yang Masih Remaja Hingga Hamil 4 Bulan, Sempat Ancam Sebar Aib
SuryaMalang.com/Samsul Hadi
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, menginterogasi SBR (66) yang menghamili cucu tirinya. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 81 ayat 2 atau ayat 3 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

TRIBUNJABAR.ID, BLITAR - Seorang kakek berusia 66 tahun, SBR, tega mencabuli cucunya sendiri yang masih remaja, A (13) hingga hamil empat bulan.

Kepada polisi dan wartawan, warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur itu, menceritakan secara lugas perbuatan bejatnya kepada sang cucu, Jumat (16/8/2019).

Padahal SBR ikut merawat A sejak masih usia balita.

SBR terlihat tenang saat menceritakan perbuatannya. Wajahnya terus mendongak ketika berbicara.

Dia juga tidak berusaha menunduk atau menutup wajahnya saat sejumlah wartawan mengambil foto dan video dirinya.

"Sebanyak tujuh kali selama dua bulan," jawab SBR tegas saat ditanya sudah berapa kali menggauli cucu tirinya.

Pria Asal Cilacap Ini Cabuli Anak Tetangga 20 Kali, Beri Iming-iming Mainan dan Jajanan

SBR juga secara jelas menceritakan awal mula bisa menggauli cucu tirinya. Awalnya, cucu tirinya tidak mau melayani nafsunya. Lalu, dia menakut-nakuti cucu tirinya.

"Begini. Sebelumnya dia (korban) tidak mau. Saya tahu dia itu punya kesalahan pada sekolah. Dia mengambil uang di sekolah, jumlahnya saya tidak tahu. Supaya dia mau sama saya, dia saya takut-takuti akan saya laporkan ke ayahnya soal kesalahannya di sekolah," katanya.

Dengan cara itu, SBR akhirnya bisa melampiaskan nafsunya ke cucu tirinya. SBR mengaku sudah tujuh kali menggauli cucu tirinya hingga hamil empat bulan.

"Iya, (korban) cucu tiri. Saya menikah dengan neneknya (korban) sudah 10 tahunan. Neneknya (korban) punya anak laki-laki satu (ayah korban). Anak laki-lakinya itu punya satu anak perempuan ya dia (korban)," katanya.

Camat Cabuli Siswi SMK, Modusnya Minta untuk Menyapu, Dilakukan di Hadapan Teman Korban

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved