Daging Kurban Berlafaz Allah Tidak akan Dijual, Dimasak, Apalagi Dibuat Rendang
Potongan tenggorokan sapi kurban yang uratnya berbentuk seperti lafaz Allah dan Nabi Muhammad kini masih disimpan di kulkas milik Yayan Andriana, Ketu
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Potongan tenggorokan sapi kurban yang uratnya berbentuk seperti lafaz Allah dan Nabi Muhammad kini masih disimpan di kulkas milik Yayan Andriana, Ketua RW 09 Dusun Limusnunggal.
Potongan daging kurban berlafaz Allah dan Nabi Muhammad tersebut disimpan dalam freezer kulkas di rumah Yayan Andriana, Dusun Limusnunggal, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.
Hingga kini, Selasa (13/8/2019), kabar daging kurban berlafaz Allah dan Nabi Muhammad tersebut masih menjadi buah bibir warga sekitar.
• Daging Kurban dari Masjid Agung Sumedang Dibungkus Pakai Bongsang sampai Daun Jati
Yayan Andriana mengatakan, pihaknya belum memiliki rencana ke depan untuk daging kurban berlafaz Allah tersebut.
"Sejauh ini akan disimpan dulu di kulkas sih, untuk ke depannya belum tahu," ujar Yayan Andriana.
Yayan Andriana mengatakan, pihaknya menginginkan daging tersebut untuk disimpan selama mungkin, bahkan kalau perlu diawetkan.
Hanya, pihaknya belum tahu cara atau prosedur untuk mengawetkan potongan daging agar tidak busuk.
Ia mengatakan tidak akan menjual daging tersebut. Selain itu, ia juga tidak yakin ada orang yang mau menawar potongan daging kurban tersebut.
"Yang pasti tidak akan dimasak apalagi dibuat rendang, tidak akan," ujar Yayan Andriana.
• Potongan Daging Kurban Berlafaz Allah Ditemukan Tepat Mau Azan Zuhur, Warga Sempat Geger
• Kronologi Penemuan Daging Kurban Berlafaz Allah dan Jika di Balik Berlafaz Nabi Muhammad