Daging Kurban dari Masjid Agung Sumedang Dibungkus Pakai Bongsang sampai Daun Jati

Rupanya, selama pembagian daging kurban, panitia kurban Idul Adha di Masjid Agung Sumedang tidak menggunakan kantong plastik sama sekali.

Tribun Jabar/Seli Andina
Bongsang bambu dan daun jati dipakai untuk membungkus daging kurban di Mesjid Agung Sumedang, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Pembagian daging kurban di Masjid Agung Sumedang selesai dilakukan kemarin, Selasa (13/8/2019).

Rupanya, selama pembagian daging kurban, panitia kurban Idul Adha tidak menggunakan kantong plastik sama sekali.

Daging-daging yang dibagikan dibungkus menggunakan bahan ramah lingkungan, mulai dari bongsang bambu, daun pisang, hingga daun jati.

Pembungkus daging kurban yang menggunakan bahan ramah lingkungan ini mendapat apresiasi dari Bupati Sumedang

Hal ini disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, ketika ditemui Selasa, (13/8/2019).

"Saya bisa melihat secara langsung imbauan pemerintah daerah bahwa bungkus daging kurban harus ramah lingkungan, dan Masjid Agung telah melaksanakannya dengan baik," ujar Donny Ahmad.

Dony Ahmad Munir mengaku puas melihat penggunaan bahan tak ramah lingkungan yang ditekan seminimalis mungkin.

"Saya bersyukur, mudah-mudahan ini jadi kebiasaan ke depannya," ujar Donny Ahmad.

Potongan Daging Kurban Berlafaz Allah Ditemukan Tepat Mau Azan Zuhur, Warga Sempat Geger

Masjid Agung Kota Tasikmakaya Bagikan 1200 Paket Daging Kurban

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved