Siapa Penumpang Gelap yang Bikin Prabowo Jengkel? Rachmawati Ungkap Ciri-cirinya, Waspada!

Siapa penumpang gelap yang menyusup ke tubuh Partai Gerindara dan mempengaruhi Prabowo Subianto di Pilpres 2019? Rachmawati ungkap ciri-cirinya

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Nibras Nada Nailufar
Rachmawati Soekarnoputri di rumahnya di Jalan Jati Padang Nomo 54A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (12/10/2016). Siapa Penumpang Gelap yang Bikin Prabowo Jengkel? Rachmawati Ungkap Ciri-cirinya. 

Siapa Penumpang Gelap yang Bikin Prabowo Jengkel? Rachmawati Ungkap Ciri-cirinya

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Siapa penumpang gelap yang menyusup ke tubuh Partai Gerindara dan mempengaruhi Prabowo Subianto di Pilpres 2019?

Beberapa waktu lalu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindara Sufmi Dasco Ahmad, mengungkap penumpang gelap di kolasisi Partai Gerindra.

Keberadaan penumpang gelap itu membuat Prabowo Subianto jengkel.

Setelah sadar akan menjerumuskan pada tindakan yang salah, Prabowo Subianto kemudian melepaskan dan meninggalkan penumpang gelap itu.

Penumpang Gelap Didepak agar Tak Ganggu Prabowo, Bukan Ulama Bukan Partai Koalisi, Tak Tahunya HTI

Prabowo Subianto kemudian 'baikan' dengan Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Lalu siapa penumpang gelap yang dimaksud itu?

Sufmi Dasco tak menyebutkan pihak-pihak yang dianggap sebagai penumpang gelap secara gamblang.

Namun ciri-ciri penumpang gelap itu diungkapkan oleh Anggoat Dewan Pembina Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri.

Ciri-ciri penumpang gelap itu adalah orang yang kaki kanan di berada di kubu lawan, dan kaki kirinya berada di koalisi Partai Demokrat yang mengusung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.

Strategi Kejutan Prabowo Subianto Sukses Bikin Para Penumpang Gelap Melongo, Didesak Korbankan Ulama

"Orang yang artinya kaki kanan di sana, kaki kiri di sini. Biasa. Tapi Insyaallah kami tetap mewaspadai karena supaya menjadi cita-cita, visi misi partai ke depan bisa berjalan dengan baik dan mulus," ujar Rachmawati di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Terhadap orang yang memiliki ciri-ciri tersebut, Rachmawati Soekarnoputri pun waspada.

Dia menyadari bahwa penumpang gelap itu akan ada di manapun, karena sebagai dinamika dalam berpolitik.

Menurut dia, munculnya penumpang gelap yang dimaksud dikarenakan terdapat semacam distorsi untuk memutarbalikkan keadaan.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved