Penumpang Gelap Didepak agar Tak Ganggu Prabowo, Bukan Ulama Bukan Partai Koalisi, Tak Tahunya HTI

Istilah penumpang gelap digunakan oleh Partai Gerindra untuk menyebut sejumlah tokoh yang berada di pihaknya ketika Pilpres 2019.

Penumpang Gelap Didepak agar Tak Ganggu Prabowo, Bukan Ulama Bukan Partai Koalisi, Tak Tahunya HTI
Instagram/prabowo
Prabowo dan Sandiaga Uno update Instagram pada hari sidang putusan MK, postingannya banjir komentar dari warganet. 

Justru penumpang gelap itu ingin mengorbankan ulama dan emak-emak yang ada dalam barisan pendukung Prabowo Subianto ketika sidang MK berlangsung.

"Tiba-tiba ada orang yang memberikan ide mengorbankan ulama dan emak-emak untuk kepentingan kekuasaam. Ditolak (ide) oleh Prabowo, orangnya kecewa dan pergi," katanya.

Sebagai bentuk penolakan ide tersebut, Prabowo Subianto sempat mengimbau agar pendukungnya tidak melakukan aksi ketika sidang MK.

Tujuannya penggembosan kekuatan penumpang gelap.

Dalam diskusi tersebut, Ferdinand Hutahaean meminta Andre Rosidae menyebut identitas penumpang gelap secara terbuka.

Namun, Andre Rosidae lebih memilih agar aparat penegak hukum yang membuka hal tersebut.

Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosidae
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosidae (Kompas.com/Devina Halim)

Di kesempatan yang berbeda, Wakteum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan salah satu penumpang gelap yang mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 adalah HTI.

"Penumpang gelap itu kan banyak, misalnya beberapa tokoh-tokoh HTI yang ikut dalam pemenangan Prabowo-Sandiaga. Tapi saya tidak mengatakan mereka itu negatif," kata Arief Poyuono dalam video yang diunggah KompasTV.

Arief Poyuono mengatakan mereka datang secara sukarela dan bergabung.

"Mungkin mereka punya perjuangan yang sama. Artinya HTI ditutup, ya kan juga menjadikan Joko Widodo musuh bersama mereka," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved