Sering Jadi Sopir Ojek dan Tinggalkan Tugas di Kepolisian, Perwira Polisi di Kendari Dipecat

Kerap menjadi sopir ojek, seorang anggota polisi Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Iptu Triadi, direkomendasikan untuk pemberhentian t

Kompas.com/KIKI ANDI PATI
Iptu Triadi menjalani sidang kode di Polda Sultra karen absen selama 62 hari. Oleh majelis sidang kode etik ia dijatuhi hukuman Pemberhentian Tetap Dengan Tidak Hormat (PTDH) 

TRIBUNJABAR.ID, KENDARI - Kerap menjadi sopir ojek, seorang anggota polisi Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Iptu Triadi, direkomendasikan untuk pemberhentian tetap dengan tidak hormat (PTDH).

Dilansir dari Kompas.com, Iptu Triadi kerap meninggalkan tugasnya sebagai polisi tanpa izin untuk menerima bekerja sebagai sopir ojek.

Pemberhentian tetap direkomendaskan oleh majelis sidang Komisi Kode Etik (KKE) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar, Jumat (9/8/2019) sore.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/8/2019) mengatakan bahwa sanksi PTDH itu dikeluarkan lantaran Triadi meninggalkan tugas selama 62 hari secara berturut- turut tanpa izin pimpinan.

Akhirnya dalam sidang itu terungkap bahwa yang bersangkutan absen berkantor karena menjadi tukang ojek di Kota Kendari.

“Benar alasan terduga pelanggar tidak melaksanakan tugas tanpa izin pimpinan karena menjadi tukang ojek dengan penghasilan Rp 30.000 sampai Rp 50.000 per hari,” kata Harry.

Jaga Kondusivitas, Gereja di Malang Ini Tiadakan Misa yang Berbarengan dengan Salat Iduladha

Dijelaskan Harry, tindakan Triadi itu sudah dua kali dilakukan.

Saat menjadi Wakapolsek Waworete, Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2017 lalu, yang bersangkutan juga melakukan hal serupa, namun pimpinannya memberikan kebijakan untuk tidak diproses melalui sidang KKE.

Triadi hanya diproses melalui sidang disiplin sesuai surat Keputusan Hukuman Disiplin (SKHD) Nomor: KEP/04/I/ HUK12.10.1/2019/Sipropam 17 Januari 2019.

"Sejak menjabat Wakapolsek Waworete Polres Kendari, ia kembali meninggalkan tugas secara berturut-turut mulai 1 Agustus 2018 sampai 26 Agustus 2018 terhitung 20 hari kerja. Kemudian, dia kembali absen setelah dimutasi sebagai Pama Sat Sabhara Polres Kendari," terangnya.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved