Sabtu, 16 Mei 2026

Idul Adha 2019

2 Hari Jelang Idul Adha, Mengerjakan 6 Amalan Ini Sangat Dianjurkan Rasulullah

Berikut 6 amalan menjelang perayaan Idul Adha yang tidak baik ditinggalkan

Tayang:
Editor: Hilda Rubiah
Kompas.com & Hijaz.ID
Ilustrasi 

Salah satu keutamaan dzulhijjah juga adalah Allah memberikan kesempatan hamba-Nya untuk saling berbagi dari ibadah berkuban.

Berkurban tak lain juga ditujukan supaya umat manusia (muslim) saling memperhatikan satu sama lain.

Oleh karenanya orang-orang yang berkuban dengan hartanya merupakan memberikan sebagian rizkinya kepada fakir dan miskin.

Tentu saja bersedekah tidak ada batas waktunya. Bersedekah bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun

5. Kurban

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan, melakukan pemotongan hewan kurban, di Rumah Dinas Gubernur, Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu (22/8/2018).
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan, melakukan pemotongan hewan kurban, di Rumah Dinas Gubernur, Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu (22/8/2018). (ISTIMEWA)

Tentu saja amalan dzulhijjah menjadi bagian dari Iduladha adalah kurban.

Dalam Quran Surat Al Kautsar: 2, Allah Subhanahu wata'alla berfirman.

"Maka salatlah kamu untuk Tuhanmu dan berkurbanlah!."

Kurban menjadi ibadah yang disyari'atkan dilaksanakan muslin di bulan dzulhijjah setahun sekali.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

"Barangsiapa yang salat seperi kita salat dan berkuban seperti kita berkurban, maka sungguh dia telah mengerjakan kurban dengan benar. Dan barangsiapa yang menyembelih kurbannya sebelum salat Iduladha, maka kurbannya tidak sah." (HR. Al Bukhari).

Jika Anda belum cukup mampu berkurban, maka sudah bisa Anda niatkan dari sekarang untuk berkurban di kemudian hari atau bulan tahun berikutnya.

6. Haji

Jemaah haji mengeliling Ka’bah di Mekkah, Saudi Arabia.
Jemaah haji mengeliling Ka’bah di Mekkah, Saudi Arabia. (Associated Press/Mosa'ab Elshamy)

Pamungkas, sebagai dasar rukun islam yang disyariatkan di bulan dzulhijjah adalah haji.

Ihram untuk haji bisa dilaksanakan dalam bulan-bulan yang sudah ditentukan, yaitu syawwal, dzula'adah dan dzulhijjah.

Selain bulan-bulan tersebut maka ihram untuk haji tidak sah.

Maka hampir sebagian besar semua prosesi manasik haji dilakukan di bulan dzulhijjah.

Jika tahun ini Anda belum berkesempatan untuk berhaji, masih ada tahun-tahun berikutnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved