Begini Penyebab Meningkatnya Angka Stunting di Garut Menurut Wabup Garut

Tak hanya soal fisik, penderita stunting atau gagal tumbuh dikhawatirkan juga berpengaruh kepada perkembangan otak anak. Stunting pun jadi perhatian P

Begini Penyebab Meningkatnya Angka Stunting di Garut Menurut Wabup Garut
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman berbincang dengan warga yang anaknya menderita stunting di Puskesmas Maroko, Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, Rabu (7/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tak hanya soal fisik, penderita stunting atau gagal tumbuh dikhawatirkan juga berpengaruh kepada perkembangan otak anak. Stunting pun jadi perhatian Pemkab Garut untuk ditangani.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menuturkan bahwa ada 10 desa hasil riset kesehatan dasar (Riskesda) di Garut yang terkena stunting. Pada 2017, angka stunting mencapai 43 persen.

"Perkembangan soal stunting terus saya pantau. Kami ingin terus menekan angka stunting di Garut," ucap Helmi.

Wakil Bupati Garut Mengaku Heran, Kasus Stunting di Garut Tahun 2018 Turun tapi 2019 Naik Lagi

Menurut Helmi, stunting disebabkan asupan gizi yang kurang baik. Pemerintah pun telah memberikan makanan untuk menambah gizi.

"Tinggi badan yang stunting juga terus diukur. Saya akan keliling ke semua desa yang menderita stunting," ujarnya.

Kendala di lapangan, lanjutnya, orang tua mengeluhkan asupan makanan yang diberikan. Pasalnya anak bosan karena setiap hari harus memakan biskuit.

"Dikasih biskuit ternyata bosan. Sedus sebulan enggak habis. Ya wajar anak bosan. Harus cari cara lain untuk asupan gizi dari makanan lain," katanya.

Ia menambahkan, 10 desa yang terdapat penderita stunting yakni Desa Simpang Kecamatan Cibalong, Desa Pasirlangu dan Jayamekar Kecamatan Pakejeng, Desa Girimukti dan Karangsewu, Desa/Kecamatan Leuwigoong, Desa Lembang Kecamatan Leles, Desa Padamukti Kecamatan Sukaresmi, Desa Sukarasa Kecamatan Malangbong, serta Desa Wanakerta Kecamatan Cibatu.

Dinkes Indramayu Tentukan 12 Desa Sebagai Prioritas Penurunan Stunting Hingga 5% di Tahun 2020

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved