Ada Kendala, Pemkab Bandung Barat Belum Bisa Distribusikan Semua Kartu Tani ke Petani

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) hingga belum bisa mendistribusikan Kartu Tani ke semua petani di Bandung Barat

Ada Kendala, Pemkab Bandung Barat Belum Bisa Distribusikan Semua Kartu Tani ke Petani
GRAFIS TRIBUN JABAR / WAHYUDI UTOMO
Infografis kartu tani. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) hingga belum bisa mendistribusikan Kartu Tani ke semua petani di Bandung Barat karena berbagai kendala yang ditemukan di lapangan.

Kartu untuk penukaran pupuk bersubsidi yang merupakan program Kementerian Pertanian (Kementan) RI ini, baru sekitar 11 ribu keping yang tercetak oleh pihak ketiga.

Sementara Kartu Tani yang sudah didistribusikan kepada petani baru sekitar 8 ribu keping lebih.

Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bandung Barat, Asep Sofyan mengatakan, kendala yang ditemukan di lapangan itu di antaranya masalah pendataan dan pengiriman data.

"Kemudian dalam memasukkan data petani ke dalam sistem itu terkadang kami mengalami hambatan. Mulai dari permasalahan jaringan hingga format pendaftaran ke dalam sistemnya yang berubah," ujarnya di Kompleks Perakntoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (7/8/2019).

Viral Pemuda Keturunan Perancis Masuk Akmil, Sempat Galau Pilih Jadi Warga Indonesia atau Perancis

Penggunaan Kartu Tani Cukup Mudah, Dispangtan : Seharusnya Petani Sudah Bisa Menggunakan

Bahkan, kata Asep, Kartu Tani yang sudah terdistribusikan kepada para petani itu, untuk sementara ini belum bisa digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi di distributor yang telah tersedia mesin EDC.

"Kami rencananya akan melakukan percepatan, tapi harus sinkron dulu. Ditargetkan mulai tahun depan sudah terimplementasikan dan harus bisa digunakan," katanya.

Sementara untuk Kartu Tani yang belum tercetak, pihaknya pesimis Kartu Tani bisa tercetak dan terdistribusikan tahun ini. Sebab, untuk tahun ini pihaknya hanya menargetkan hingga 23 ribu keping yang bisa tercetak.

Meski Saldo Sudah Terisi, Belum Banyak Petani yang Beli Pupuk Pakai Kartu Tani

"Berdasarkan data Sistem Penyuluhan Pertanian (Simultan), jumlah petani di Bandung Barat mencapai 40 ribu orang. Sementara yang sudah tergabung di 1.865 kelompok tani hanya sekitar 28 ribu lebih," katanya.

Menurutnya, masuk kelompok tani sendiri menjadi salah satu syarat petani untuk mendapkan Kartu Tani.

Selain itu, ada syarat administrasi lainnya, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), petani penggarap dan lahannya tak melebihi dari 2 hektare.

"Kita utamakan yang masuk kelompok tani, kalau yang belum artinya harus masuk keompok tani. Saat ini yang sudah didistribusikan sampai terakhir itu udah 8 ribu lebih. Kalau yang sudah tercetak 11 ribuan," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved