Warga Kota Cimahi Sulap Limbah Kardus jadi Patung Gurita dan Naga, untuk Festival Gapura Nasional
Warga Gang Haji Kodir, RT 01 dan 03 RW 17, Kelurahan Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Warga Gang Haji Kodir, RT 01 dan 03 RW 17, Kelurahan Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi yang tergabung komunitas Agner Street Art menyulap kardus dan kantong semen bekas menjadi patung Naga dan Gurita.
Kreativitas para pemuda dan orang tua itu dalam rangka menyambut HUT ke-74 RI
Selain itu karya patung tersebut akan diikutsertakan dalam lomba Festival Gapura yang diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negera.
"Kami mempercantik gang ini dan buat patung ini dalam menyambut Agustusan, selain itu kami mengikuti lomba Festival Gapura Nasional," ujar Ivan (36) bidang kesenian AgnerX Street Art, Minggu (4/8/2019).
Dari pantauan Tribun Jabar, nampak para pemuda, bapak-bapak bahkan emak-emak gotong royong mempercantik gang tersebut dengan memasang pernak pernik berupa bendera.
Nampak patung Naga dan Gurita sudah dipasang di gapura gang tersebut, warga yang melintas pun nampak melirik dan sebagian ada yang mengabadikan lewat handphone.
• Mati Lampu, 200 Polisi Diturunkan di Kota Bandung Atur Lampu Setopan Secara Manual
Patung garuda pun nampak terlihat dibawah patung Gedung Sate yang menjadi ikon Jawa Barat.
Ivan mengaku meskipun kegiatan yang dilakukan bersama warganya tanpa ada bantuan dari pemerintah setempat, warga Gang Haji Kodir tetap semangat menyambut hari kemerdekaan.
"Secara teknis enggak ada kendala, buat ini swadaya masyarakat di sini, tanpa ada bantuan dari pemerintah," ujar Ivan.
Ivan mengaku pembuatan dua patung tersebut memanfaatkan limbah kardus dan kantong semen bekas yang dikumpulkan warga dan disulap menjadi sebuah patung.
"Bahan limbah bekas kantong semen, kardus, sama bubuk koran, kalau kerangka dari kayu," ujarnya.
Ivan mengatakan proses pembuatan kedua patung tersebut kurang lebih tiga minggu.
Ivan berharap kepada Pemerintah khusus Pemkot Cimahi untuk mendukung warga dalam hal kegiatan positif yang dilakukan warganya, apalagi menurut Ivan, kegiatan ini mengikuti lomba tingkat nasional.
"Yang penting kita disupport saja oleh pemerintah, apalagi kedepannya Gang Haji Kodir ini yang dulunya menyeramkan menjadi kampung wisata bagi warga Cimahi bahkan sampai luar warga Cimahi," ujarnya.
• Lagi Main dengan Anaknya, Novita Berhanus Terserempet Peluru Nyasar, Proyektil Ditemukan di Kasur