Dorong Wirausahawan Muda Berkembang, Instagram Gelar Akademi Instagram
Sebagai layanan berbagi konten visual dengan lebih dari 25 juta akun bisnis secara global, Instagram telah menjadi sebuah wadah untuk menghubungkan pe
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Usaha kecil dan menengah merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia saat ini. Dalam proses penjualannya banyak UKM yang memanfaatkan media Instagram untuk mempromosikan barangnya.
Sebagai layanan berbagi konten visual dengan lebih dari 25 juta akun bisnis secara global, Instagram telah menjadi sebuah wadah untuk menghubungkan pengguna dengan bisnis yang mereka sukai.
Melalui Instagram juga, banyak anak muda yang terdorong untuk memulai dan mengembangkan bisnis sesuai dengan minat mereka.
Kepala Kebijakan Publik Facebook dan Instagram Indonesia, Ruben Hattari, mengatakan bahwa hasil studi yang dilakukan oleh Instagram dan IPSOS di bulan Agustus 2018 menunjukkan bahwa Instagram telah membantu wirausahawan muda di Indonesia (pemilik bisnis yang berusia dibawah 35 tahun) meraih kesuksesan.
"Bahkan data internal Instagram menunjukkan bahwa #bisnisanakmuda menjadi salah satu hashtag yang paling banyak digunakan di Indonesia sepanjang tahun 2018," ujar Ruben saat jumpa pers di Aston Hotel Pasteur, Jalan Dr. Djunjunan No. 162, Jumat (2/8/2019).
• Buat yang Mau Bisnis Pakai Instagram, Nih Tips Menggunakan Fitur Bisnis di Instagram
Melihat semakin pesatnya kemunculan bisnis anak muda, Instagram pun meluncurkan program pelatihan bernama Akademi Instagram yang akan diadakan di Aston Pasteur, pada Sabtu (3/8/2019).
Pelatihan ini didesain secara khusus bagi wirausahawan muda di Indonesia untuk membantu mereka menjangkau pasar konsumen yang lebih luas.
"Kami melihat potensi luar biasa dari para wirausahawan muda di Indonesia. Melalui program Akademi Instagram adalah sebuah komitmen berkelanjutan dalam menginspirasi dan mendorong para wirausahawan untuk mencapai bisnis mereka," ujar Ruben.
Akademi Instagram dirancang secara khusus untuk para wirausahawan muda berusia di bawah 35 tahun yang sudah menjalani bisnis setidaknya selama satu tahun.
Program ini tersedia secara gratis bagi bisnis yang bergerak dalam salah satu kategori dari 16 subsektor industri kreatif Bekraf.
Program Akademi Instagram bekerja sama dengan Kreavi yaitu platform digital yang memiliki fokus memberdayakan para kreator visual Indonesia.
CEO Kreavi, Anto Motulz mengatakan bahwa jumlah peserta yang ikut kegiatan ini mencapai ribuan, tetapi ada proses kurasi di dalamnya.
"Jumlah peserta dari tiga kota yaitu Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta jumlahnya 1.000, lalu akan dipilih 10 UKM dari masing-masing kota lalu dipilih lima pengusaha yang akan menjadi percontohan," ujar Anto.
Anto menjelaskan, selama ini Bandung dikenal dengan orang-orangnya yang kreatif dan jago desain tetapi bisnisnya belum kuat.