Ini Tips Merawat Pakaian Bermotif Etnik Agar Tidak Pudar dan Awet Dipakai
Pemilik UKM Klambikoe, Wahyuning Hoedayanti, menuturkan, terkadang pakaian etnik berbahan katun Linen ini seringkali terdapat masalah.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Dedy Herdiana
"Cara perawatannya sama, yaitu sama-sama menghindari pemutih pakaian. Apabila ada noda cukup pakai deterjen maupun cairan pakaian yang tidak melunturkan warna," kata Anti.
3. Saat direndam tidak dicampur dengan bahan kain lainnya
Agar menjaga warna bahan pakaian Etnik tetap bagus, sebaikanya tidak direndam bersamaan dengan bahan kain lainnya.
Cara ini untuk mencegah warna pada bahan kain katun Linen tidak mudah rusak karena kelunturan warna kain yang berwarna gelap.
"Cukup sediakan baskom kecil yang khusus digunakan untuk merendam pakaian etnik kita. Dengan begitu, kita tidak perlu kawatir pakaian tersebut bakal terkontaminasi oleh kelunturan warna kain lainnya," kata Anti.
4. Tidak dijemur dalam waktu yang lama di tengah terik matahari
Menurut Anti, pakaian etnik yang dijemur di tengah terik matahaei bisa menyebabkan warna pada bahan kain katun Linen menjadi pudar dan kusam.
"Sebaiknya pakaian etnik yang telah dicuci dijemur ditempat yang teduh, sejuk, dan berangin," tutur Anti.
Nah, Tribuner itulah beberapa tips merawat pakaian etnik berbahan katun Linen agar tetap awet dan tidak mudah pudar. (Fasko)
• VIDEO Klambikoe, Tawarkan Aneka Produk Fesyen Etnik di Bandung, Sentuhan Wastra Indonesia
• Klambikoe, Tawarkan Aneka Produk Fesyen Etnik di Bandung, Sentuhan Wastra Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/fesyen-etnik-dengan-berbagai-macam-motif-di-outlet-klambikoe.jpg)