Minggu, 14 Juni 2026

Ini Tips Merawat Pakaian Bermotif Etnik Agar Tidak Pudar dan Awet Dipakai

Pemilik UKM Klambikoe, Wahyuning Hoedayanti, menuturkan, terkadang pakaian etnik berbahan katun Linen ini seringkali terdapat masalah.

Tayang:
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Aneka fesyen etnik dengan berbagai macam motif di Outlet Klambikoe. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Saat ini, pakaian bermotif etnik banyak digandrungi kaum hawa.

Selain bisa menunjang gaya berpenampilan Anda, pakaian etnik juga dapat melindungi suhu tubuh dari cuaca dingin.

Umumnya pakaian tersebut menggunakan bahan katun Linen yang cukup tebal, namun lembut apabila dikenakan.

Pemilik UKM Klambikoe, Wahyuning Hoedayanti, menuturkan, terkadang pakaian etnik berbahan katun Linen ini seringkali terdapat masalah.

Misalnya beberapa benang pakian yang putus, bahkan sampai kondisi pakaian yang melar dan melebar.

Hal inilah yang menjadikan pakaian etnik sangat perlu dilakukan perawatan secara berkala.

"Selain tampilannya yang menarik, pakaian etnik itu juga mudah rusak dan pudar apabila tidak dirawat dengan baik. Maka perlu diperhatikan saat mencuci maupun menggunakannya," ujar Anti kepada Tribun Jabar, ditemui di Outlet Klambikoe Rupa Rupi Handicraft Market, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (30/7/2019).

Berikut penjelasan Anti, tentang cara membersihkan dan merawat pakaian etnik berbahan katun Linen.

1. Harus dicuci menggunakan tangan

Pakaian etnik berbahan katun Linen memiliki tektur kain yang cukup tebal. Sehingga tidak masalah apabila ducici manual menggunakan tangan.

Apabila dicuci menggunakan mesin cuci, bisa-bisa tekstur pada bahan katun tersebut menjadi kasar.

"Untuk mencucinya lebih baik direndam menggunakan deterjen kurang lebih 5 menit. Setelah itu cukup dikucek-kucek beberapa kali hingga bersih, terus dijemur," jelas Anti.

2. Hindari penggunaan pemutih pakaian

Pakaian etnik yang menggunakan detail warna pola yang beragam motif, tentu mudah luntur apabila menggunakan pemutih.

"Cara perawatannya sama, yaitu sama-sama menghindari pemutih pakaian. Apabila ada noda cukup pakai deterjen maupun cairan pakaian yang tidak melunturkan warna," kata Anti.

3. Saat direndam tidak dicampur dengan bahan kain lainnya

Agar menjaga warna bahan pakaian Etnik tetap bagus, sebaikanya tidak direndam bersamaan dengan bahan kain lainnya.

Cara ini untuk mencegah warna pada bahan kain katun Linen tidak mudah rusak karena kelunturan warna kain yang berwarna gelap.

"Cukup sediakan baskom kecil yang khusus digunakan untuk merendam pakaian etnik kita. Dengan begitu, kita tidak perlu kawatir pakaian tersebut bakal terkontaminasi oleh kelunturan warna kain lainnya," kata Anti.

4. Tidak dijemur dalam waktu yang lama di tengah terik matahari

Menurut Anti, pakaian etnik yang dijemur di tengah terik matahaei bisa menyebabkan warna pada bahan kain katun Linen menjadi pudar dan kusam.

"Sebaiknya pakaian etnik yang telah dicuci dijemur ditempat yang teduh, sejuk, dan berangin," tutur Anti.

Nah, Tribuner itulah beberapa tips merawat pakaian etnik berbahan katun Linen agar tetap awet dan tidak mudah pudar. (Fasko)

VIDEO Klambikoe, Tawarkan Aneka Produk Fesyen Etnik di Bandung, Sentuhan Wastra Indonesia

Klambikoe, Tawarkan Aneka Produk Fesyen Etnik di Bandung, Sentuhan Wastra Indonesia

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved