Disdukcapil Luncurkan Program Inovasi Aplikasi Administrasi Kependudukan Berupa Anjungan KIA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung luncurkan program inovasi aplikasi administrasi kependudukan berupa anjungan KIA

Disdukcapil Luncurkan Program Inovasi Aplikasi Administrasi Kependudukan Berupa Anjungan KIA
Tribun Jabar/Cipta Permana
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung meluncurkan program inovasi aplikasi administrasi kependudukan berupa anjungan Kartu Identitas Anak (KIA) di Grand Aquila Hotel, Jalan Dr. Djunjunan, Bandung, Rabu (31/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung meluncurkan program inovasi aplikasi administrasi kependudukan berupa anjungan Kartu Identitas Anak (KIA).

Dengan hadirnya KIA ini, Kota Bandung menjadi kota kedua setelah sebelumnya Kota Tangerang Selatan meluncurkan program serupa pada Agustus 2018 lalu.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, meskipun menjadi kota kedua yang meluncurkan program tersebut, namun program anjungan KIA yang dimiliki Disdukcapil Kota Bandung, lebih unggul dari aspek teknologi keamanan yang berbasiskan pada kecocokan sidik jari.

"Kami lebih unggul karena based on finger print atau sidik jari, sedangkan yang di Tangerang Selatan itu kan hanya memasukan nomer KIA kemudian kartunya bisa langsung muncul, kalau sidik jari kan relatif lebih privasi dan tidak bisa diwakilkan. Teknologi ini dibuat karena saat ini Kartu Keluarga (KK) dan KTP itu kan bisa di dapat dari mana saja, dan khawatir disalahgunakan, jadi KIA yang kita itu lebih aman dan lebih baik," ujarnya di Grand Aquila Hotel, Jalan Dr. Djunjunan, Bandung, Rabu (31/7/2019).

Yana pun menargetkan, penerapan pelayanan KIA ini bisa hadir di 31 kecamatan di Kota Bandung. Sehingga setiap warga dapat mengurus administrasi permohonan pembuatan KIA di wilayahnya masing-masing.

"Dengan bisa di proses di kantor kewilayahan kecamatannya masing-masing jadi warga engga harus berbondong-bondong ke Disdukcapil untuk bisa memperoleh KIA ini," ucapnya.

Saber Pungli Kota Bandung Sasar Parkir Liar, 13 Orang Diamankan 2 di Antaranya Oknum Dishub

Yana menuturkan, selain berfungsi sebagai kartu identitas bagi anak usia 0 - 17 tahun, akan tetapi dengan kepemilikan KIA ini juga masyarakat bisa mendapatkan keuntungan lain yaitu berupa promo atau potongan harga dari transaksi belanja yang dilakukan, khususnya untuk pemenuhan keperluan anak-anak, seperti kebutuhan sekolah, tiket taman bermain, restoran, toko buku dan lainnya. Apalagi telah terdapat kurang lebih 23 merchant perusahaan di Kota Bandung yang sudah bermitra dengan Disdukcapil Kota Bandung untuk memberikan diskon bagi anak-anak pemilik KIA.

Ia pun menjelaskan, dengan hadirnya KIA ini akan semakin memudahkan Pemerintah Kota Bandung untuk memiliki basis data dari setiap warganya, terlebih dalam hal penentuan kebijakan pemerintah.

"Dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah senantiasa berlandaskan pada data base. Mudah-mudahan dengan adanya ini (KIA), perekaman identitas kependudukan bukan hanya dilakukan bagi warga yang berusia di atas 17 tahun, yang hingga saat ini Kota Bandung sudah relatif 99 persen. Tapi juga bagi warga di bawah 17 tahun, sebab program kebutuhan masyarakat tidak selalu diperuntukan bagi warga di atas 17 tahun," ujar dia.

Halaman
123
Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved