Kernet Truk Asal Tasik Nyambi Jual Miras Ciu dari Solo, Sekali Transaksi Untung Rp 2,5 Juta

Tetapi selama lima bulan terakhir, warga Madiasari Cineam Tasikmalaya tersebut “nyambi” bisnis miras oplosan berupa ciu. Ia membawa ciu dari Solo untu

Kernet Truk Asal Tasik Nyambi Jual Miras Ciu dari Solo, Sekali Transaksi Untung Rp 2,5 Juta
Tribun Jabar/Andri M Dani
Ratusan botol miras oplosan berupa ciu asal Solo dibawa pakai truk macaroni oleh AS (24) untuk dipasarkan di Cineam Tasikmalaya tapi disergap jajaran Satnarkoba Polres Ciamis di Rest Area SPBU Nagrak Jl Sudirman Ciamis. Dari 120 botol miras oplosan tersebut AS bisa untung Rp 2,5 juta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Sehari-hari AS (24) bekerja sebagai kernet truk yang mengangkut makaroni dari Solo ke Jawa Barat.

Tetapi selama lima bulan terakhir, warga Madiasari Cineam Tasikmalaya tersebut “nyambi” bisnis miras oplosan berupa ciu. Ia membawa ciu dari Solo untuk dijual di Cineam.

Selama lima bulan itu, AS sukses tiga kali membawa ciu dari Solo ke Cineam. Tapi kali keempat, ia diciduk di Rest Area SPBU Nagrak Jl Sudirman Ciamis berikut 8 dus berisi 120 botol ciu siap edar.

“Delapan dus berisi ratusan botol ciu tersebut disimpan di belakang jok kabin truk. Truknya mengangkut macaroni dari Solo,” kata Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, didampingi Kasat Narkoba Darli dan Kasubag Humas Polres Ciamis, Iptu Iis Yeni, kepada wartawan di Mapolres Ciamis, Selasa (23/7/2019).

Seorang Emak-emak di Garut Ini Tidak Kapok Jadi Penjual Miras, Pernah Diamankan pada Tahun 2017

Ratusan botol miras oplosan berupa ciu asal Solo dibawa pakai truk macaroni oleh AS (24) untuk dipasarkan di Cineam Tasikmalaya tapi disergap jajaran Satnarkoba Polres Ciamis di Rest Area SPBU Nagrak Jl Sudirman Ciamis. Dari 120 botol miras oplosan tersebut AS bisa untung Rp 2,5 juta
Ratusan botol miras oplosan berupa ciu asal Solo dibawa pakai truk macaroni oleh AS (24) untuk dipasarkan di Cineam Tasikmalaya tapi disergap jajaran Satnarkoba Polres Ciamis di Rest Area SPBU Nagrak Jl Sudirman Ciamis. Dari 120 botol miras oplosan tersebut AS bisa untung Rp 2,5 juta (Tribun Jabar/Andri M Dani)

AS diciduk petugas di Rest Area SPBU Nagrak Ciamis tersebut bersama 8 dus yang di dalamnya terdapat 120 bekas botol air mineral berisi ciu yang baru diturunkan dari truk sore pekan lalu.

“Setelah diturunkan di SPBU, dus berisi ratusan botol miras oplosan tersebut  sudah ada yang menampungnya, ada yang akan menjemput untuk membawanya ke Cineam. Rencananya miras oplosan tersebut diedarkan di Cineam ,” katanya.

Menurut Kapolres AKBP Bismo Teguh Prakoso, AS dijerat ketentuan pasal 204 ayat (1) KUHP Jo pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf (e) UU RI No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Kasat Narkoba Polres Ciamis, AKP Darli menyebutkan ciu tersebut diperoleh tersangka dari Bekonang, Solo, Jateng.

Delapan dus berisi 120 botol ciu tersebut dibeli tersangka seharga Rp 1,5  juta dan dijual ke penampung Rp 4 juta.

“Sekali angkut tersangka untung Rp  2,5 juta. Selama lima bulan ini tersangka sudah 3 kali melakukannya,” ujar AKP Darli.

Sementara penampung menjual eceran di Cineam seharga Rp 40.000/botol ukuran 600 ml dan Rp 100.000/botol ukuran 1,5 liter.

Hendak Nonton Bola di Sleman, Bocah Remaja Malah Diajak Pesta Miras dan Dikeroyok Hingga Tewas

Aktivitas Mencurigakan di Rumah Kontrakan di Purwakarta, Ternyata Tempat Jualan Miras

Penulis: Andri M Dani
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved