Jumat, 17 April 2026

Tulis Skripsi 3.045 Halaman dalam 3 Minggu, Mahasiswa ITS Viral di Media Sosial

Gara-gara menulis skripsi setebal 3.045 halaman, mahasiswa ITS Surabaya, Muharom Gani Irwanda, ramai diperbincangkan di media sosial.

Indah Tri Sukmawati Humas ITS/Kompas.com
Muharom Gani Irwanda, mahasiswa ITS yang menyelesaikan skripsi dengan tebal 3.045 halaman. 

TRIBUNJABAR.ID- Gara-gara menulis skripsi setebal 3.045 halaman, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Muharom Gani Irwanda, ramai diperbincangkan di media sosial.

Sejauh ini, skripsi setebal 3.045 halaman yang ditulis Gani itu merupakan skripsi tertebal di ITS.

Humas ITS, Melania Suweni Muntini, menyebut Gani menulis skripsi jauh di luar kebiasaan mahasiswa-mahasiswa ITS.

Menurut, Melania rata-rata mahasiswa mengerjakan skripsi sekitar 80-150 halaman.

Ia pun mengatakan skripsi yang digarap Gani, mahasiswa Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, merupakan skripsi paling tebal di ITS.

"Betul paling tebal, yang penting bukan tebalnya tapi juga esensi tulisan dari pengerjaan penelitian," ujar Melania saat dihubungi Kompas.com pada Sabtu (20/7/2019).

Viral, Sri Mulyani Jadi Penguji Skripsi Mahasiswa UI, Disebut Sidang Skripsi Tingkat Dewa

Berawal dari Skripsi, Produk Karya Lulusan ITB Ini Sudah Diekspor ke Macanegara

Pemajangan skripsi di perpustakaan

Melania juga menyampaikan skripsi Gani mendapat nilai yang bagus dan layak untuk dipajang di perpustakaan ITS.

Menurutnya, tidak semua skripsi bisa dipajang di perpustakaan ITS.

"Kalau nilainya minimum saja itu tidak ditaruh di perpustakaan, hanya disimpan saja agar tidak menjadi acuan untuk menjadi pustaka bagi peneliti lain," ujar Melania.

Diketahui, nilai yang menjadi penentu skripsi akan dipajang atau disimpan adalah nilai yang dihasilkan dari sidang Tugas Akhir atau pendadaran.

Setelah itu, petugas perpustakaan ITS akan mengecek apakah skripsi mahasiswa itu memenuhi syarat untuk dipajang di perpustakaan atau tidak.

"Kalau ditaruh di perpustakaan ITS itu tidak bisa dilihat sesegera mungkin, biasanya ada prosesnya, sekitar September baru bisa ditaruh di perpustakaan ITS," ujar Melania.

Adapun dalam Tugas Akhir itu Gani membahas mengenai metode konstruksi untuk gedung 11 lantai.

Skripsi dengan ketebalan 3.045 halaman itu awalnya tidak disangka oleh Gani.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved