Jagung Warna-warni Dikira Mainan Ternyata Bisa Dimakan dan Terkenal Sampai Eropa, Segini Harganya

Jika pada umumnya, jagung berwarna kuning, lain halnya dengan jagung yang tumbuh di lahan milik Luki Lukmanulhakim (45).

Jagung Warna-warni Dikira Mainan Ternyata Bisa Dimakan dan Terkenal Sampai Eropa, Segini Harganya
KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Aneka jagung warna warni bak pelangi yang berhasil dibudidayakan seorang petani asal Cianjur, Jawa Barat 

Jagung warna-warni memiliki kandungan gizi yang tinggi dan sangat baik bagi kesehatan.

“Harganya sendiri cukup tinggi. Perbandingannya, per kilogram di tingkat petani mencapai Rp 9.000, sementara jagung biasa hanya dikisaran Rp 2.000 per kilogram. Apalagi kalau dijual dalam bentuk benih, per butir harganya Rp 500,” katanya.

Siasat Jahat Pelaku Mutilasi ASN Kemenag Bandung, Edit Foto Facebook Demi Menarik Perhatian Korban

Pengunjung mengira mainan

Para pengunjung yang berkunjung ke kebun Luki pun terlihat antusias.

Bahkan ada pengunjung yang awalnya mengira bahwa jagung warna-warni itu mainan.

Satu di antaranya adalah Farhan Fauzan (30) yang memperlihakan jagung bercorak seperti batik yang baru saja dipetiknya.

“Ternyata asli dan bisa dimakan. Saya baru tahu ada jagung selain warna kuning. Bahkan ada yang berwarna seperti butiran mutiara dan bercorak seperti ini,” kata Farhan.

Seorang perempuan paruh baya terlihat antusias mengamati tongkol-tongkol jagung warna warni yang berderet di sebuah lahan perkebunan di Kampung Lebak Saat, Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (22/06/2019).

Ia terlihat takjub dengan warna jagung yang ditanam di lahan seluas 3 hektar itu. Jika biasanya jagung berwarna kuning, jagung yang ada di lhan tersebut memiliki warna yang beragam.

Deden Natshir Cedera Parah, Persib Bandung Siapkan Alternatif Ini untuk Cari Kiper Baru

“Jarang sekali saya lihat jagung seperti ini. Yang saya tahu jagung itu warna kuning, ada juga yang putih dan hitam. Tapi di sini bisa berwarna warni seperti ini bahkan ada yang banyak warna di satu tongkol. Unik dan cukup menarik,” kata Elsya (40) salag satu warga Cimahi, Jawa Barat kepada Kompas.com saat ditemui di lokasi kebun, Sabtu, (22/6/0219).

Halaman
123
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved