Breaking News: Pasar Tagog Padalarang Kebakaran

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api berawal dari kios minyak dan merembet ke kios yang lain.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
ist
Kebakaran di Pasar Tagog Padalarang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kebakaran melanda kios di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (9/7/2019) malam.

Hingga pukul 22.00 WIB api masih berkobar, sehingga petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi di turunkan untuk memadamkan api.

"Betul kebakaran Pasar Tagog Padalarang," ujar Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Indrahadi, saat dikonfirmasi Tribun melalui pesan singkat.

Hingga berita ini diturunkan, api masih berkobar dan proses pemadaman masih dilakukan oleh Damkar Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi.

Belum diketahui penyebab akibat kebakaran tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api berawal dari kios minyak dan merembet ke kios yang lain.

Pernah Terbakar 10 Maret 2016

Pasar Tagog Padalarang dilahap si jago merah, Kamis (10/3/2016) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Sementara api diduga dari korsleting kabel listrik tepat di tengah-tengah kios sehingga merembet dengan cepat.
Berdasarkan informasi yang berhasil Tribun himpun, sekitar 200 kios lebih habis terbakar. Kebanyakan kios-kios tersebut dipakai untuk berjualan sembako, sayuran, buah-buahan dan kelontongan.
"Saya jualan daging ayam di sini. Bukan kebakar lagi, tapi hangus tuh lihat. Jumlah kios 200 mah ada lebih," kata Siti Saadah (45) salah satu pedagang daging ayam di Pasar Tagog Padalarang, di Jalan Raya Purwakarta No 20, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (10/3).
Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan api dengan mudah melahap bangunan kios atau jongko yang hampir seluruhnya terbuat dari material kayu.
Api berasal dari tengah kemudian merembet hingga ke sisi kanan dan kiri.
Beberapa kios bagian depan dan belakang tampak tidak terbakar sebagian setelah dilakukan pemadaman untuk pencegahan merebutnya api.(*)
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved