Senin, 27 April 2026

Daftar 18 Rute BRT Bandung Raya yang Dibangun Mulai 2026, Termasuk Lembang-Tegallega

Simak 18 rute Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan Bandung Raya yang pembangunannya akan segera dimulai pada 2026.

|
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribunjabar.id / Adi Ramadhan Pratama
TRANSPORTASI PUBLIK - Transportasi publik Metro Jabar Trans sedang berdiam di persimpangan Soreang, Kabupaten Bandung. Pada 2026, pemerintah akan membangun 18 rute Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan Bandung Raya. 
Ringkasan Berita:
  • Proyek BRT: Pembangunan 18 rute BRT Bandung Raya dimulai 2026 sebagai bagian proyek MASTRAN.
  • Fasilitas: Mencakup 34 halte koridor utama dan 248 halte pendukung di Kota Bandung, KBB, Cimahi, hingga Sumedang.
  • Rute Prioritas: Lima rute (BRT 03, 07, 09, 10, 12) jadi fokus awal pada 2026.

TRIBUNJABAR.ID - Simak 18 rute Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan Bandung Raya yang pembangunannya akan segera dimulai pada 2026.

BRT adalah sistem transportasi berbasis bus yang dirancang khusus untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan berkapasitas tinggi dibandingkan bus reguler.

Pembangunan BRT Bandung Raya atau Kawasan Metropolitan Cekungan Bandung (Bandung Basin Metropolitan Area-BBMA) adalah bagian dari Proyek Angkutan Massal Indonesia (MASTRAN) di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (DJPD).

Proyek ini bekerja sama dengan sejumlah pihak termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, terminal daerah, dan instansi/lembaga pemerintah lainnya.

Dilansir dari dokumen resmi Rencana Tindakan Pengadaan Tanah dan Pemukiman Kembali (LARAP) yang disusun pada Desember 2025, rencana Jalur Utama (on-corridor) BRT di wilayah Cekungan Bandung akan melewati 12 kecamatan dan 32 Kelurahan di Kota Bandung.

Selain itu, ada pula 26 titik terminal tersebar di Kota Bandung (17), Kabupaten Bandung (4), Kabupaten Bandung Barat (3), Kabupaten Sumedang (1), dan Kota Cimahi (1).

Pemerintah juga akan membangun 34 halte/stasiun bus di sepanjang koridor utama dengan 25 stasiun akhir atau terminal BRT.

Baca juga: Sulit Dapat Kompensasi, PKL yang Terdampak Pembangunan Koridor BRT di Bandung Bakal Direlokasi

Kemudian, ada pula 248 halte di luar koridor utama (off-corridor), tersebar di lima rute layanan yang terhubung ke jalur utama BRT.

Dokumen tersebut juga menunjukkan adanya 18 rute BRT BBMA yang nantinya akan beroperasi, dengan lima rute telah diprioritaskan pada fase pertama tahun 2026.

Berikut adalah 18 rute BRT Bandung Raya selengkapnya:

  • BRT01: Cibiru-Kalapa
  • BRT02: Lembang-Taman Tegallega
  • BRT03: Leuwipanjang-Dipatiukur-Dago
  • BRT04: Elang-Riau
  • BRT05: Ciroyom-Pajajaran-Antapani
  • BRT06: Dago-Leuwipanjang-Cibaduyut
  • BRT07: Padalarang-Alun-Alun Bandung
  • BRT08: Cimahi-Cicaheum
  • BRT09: Ledeng-Antapani
  • BRT10: Cicaheum-Kalapa
  • BRT11: Tegalluar-St. Hall
  • BRT12: Soreang-Terminal Tegallega
  • BRT13: Jatinangor-Leuwipanjang-Cibereum
  • BRT14: Majalaya-Baleendah-Leuwipanjang
  • BRT15: Banjaran-Baleendah-BEC
  • BRT16: Sarijadi-Antapani
  • BRT17: Cicaheum-Sarijadi
  • BRT18: Jatinangor-Dipatiukur via Tol

Baca juga: PKL yang Terdampak Pembangunan Koridor BRT di Bandung Segera Direlokasi

Adapun, lima rute yang menjadi prioritas pada 2026 adalah:

• BRT03, BRT09, BRT10: mengidentifikasi potensi volume penumpang yang signifikan, tidak tercakup pada studi sebelumnya, menjadikannya rute tambahan yang krusial untuk tahun 2026.

• BRT07, BRT12: rute-rute yang sudah beroperasi dalam sistem transit yang ada, melayani koridor-koridor penting dengan permintaan yang telah terbukti.

Baca artikel menarik Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved