Mengenal Black Aren, Batu Akik dari Cianjur yang Sudah 'Terbang' Sampai Belanda

Black aren kini ikut diperlihatkan kepada umum dalam pameran pusaka Nusantara dan batu akik antik yang digelar di alun-alun Cianjur

Mengenal Black Aren, Batu Akik dari Cianjur yang Sudah 'Terbang' Sampai Belanda
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Black aren kini ikut diperlihatkan kepada umum dalam pameran pusaka kujang Nusantara dan batu akik antik yang digelar tiga hari sejak hari ini di alun-alun Cianjur, Jumat (5/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Potensi black aren atau batu akik hitam merah asal Cianjur ternyata sudah melanglang buana ke negeri Belanda

Jejak digital telah merekam perjalanan batu akik black aren dalam pameran di negara Eropa.

Black aren kini ikut diperlihatkan kepada umum dalam pameran pusaka Nusantara dan batu akik antik yang digelar tiga hari sejak hari ini di alun-alun Cianjur.

Pameran pusaka Nusantara diikuti oleh peserta dari berbagai daerah seperti Madura, Solo, Sumedang, Bandung, Bogor, dan wilayah lainnya di Jawa Barat.

Ketua Umum Paguyuban Pusaka Kujang Nusantara Iwan Rio Mustopa, mengatakan potensi batu akik di wilayah selatan, black aren, yang sudah dipamerkan ke Belanda tahun 2015 memang belum dikemas promosinya secara besar-besaran.

"Saya berharap gaung black aren ikut terangkat dalam pameran kali ini," kata Iwan Rio.

Black Aren Berasal dari Fosil Zaman Prasejarah

Warga Berharap Ada Arkeolog Teliti Black Aren

Iwan mengatakan, pamor batu akik dan pusaka Nusantara dari berbagai daerah akan dikenalkan kepada generasi muda agar budaya terdahulu dikenal kaum milebial.

PLT Bupati Cianjur Herman Suherman, mengapresiasi pameran sakral yang diadakan oleh para pelestari budaya dan pusaka ini.

"Ini hal baik, karena ada pesan moral yang disosialisasikan kepada generasi masa kini agar budaya sendiri dikenal," ujar Herman Suherman.

Mengomentari black aren, atau batu akik asal Cianjur, pihaknya menyebut memang perlu pengemasan promosi lagi agar produk batu akik Cianjur dikenal warga luas.

"Saya sudah mengunjungi kawasan pembuat batu akik di Cidaun, potensinya besar dan semua patut berbangga, hanya saja pengemasan promosi yang harus dikembangkan," ujarnya.

Terlihat di acara pameran pusaka Kapolres Cianjur AKBP Soliyah dan Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani yang antusias mengunjungi stand pameran. 

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved