Polisi: Rahmat Baequni Tidak Ditahan, Ancaman Pidananya di Bawah Lima Tahun

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, meski Baequni tidak ditahan, proses hukum terhadap Baequni masih berjalan.

Polisi: Rahmat Baequni Tidak Ditahan, Ancaman Pidananya di Bawah Lima Tahun
mega nugraha/tribun jabar
Ustaz Rahmat Baequni di Mapolda Jabar, Jumat (21/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Polisi membenarkan penceramah Rahmat Baequni sudah ‎dipulangkan alias tidak ditahan usai diamankan di rumahnya di kawasan Arcamanik Kota Bandung pada Kamis (20/6/2019) malam.

Rahmat Baequni dipulangkan pada Jumat (21/6/2019) malam setelah diperiksa hampir 24 jam.

"Iya betul, (sudah dipulangkan, tidak ditahan)," ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Samudi via ponselnya, Sabtu (22/6).

Dua Bocah Ikut Terpanggang di Kebakaran Pabrik Korek Api yang Menelan 30 Korban Jiwa

Penyidik menetapkan Baequni sebagai tersangka dugaan tindak pidana sebagaimana diatur di Pasal 14 ayat 2 juncto Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, juncto Pasal 207 KUH Pidana juncto Pasal 45 ayat 2, Pasal 28 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

‎"Tidak ditahan karena ada permohonan untuk tidak ditahan atau penangguhan dari kuasa hukum. Pasal yang dikenakan Pasal 14 ayat 2 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946, ancaman hukumannya di bawah 5 tahun jadi tidak dilakukan penahanan," ujar Samudi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, meski Baequni tidak ditahan, proses hukum terhadap Baequni masih berjalan.

"Proses penyidikan terus berjalan," ujar Trunoyudo.
Kuasa hukum Rahmat Baequni, Hamynudin Fariza menerangkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar sudah memulangkan Baequni usai diperiksa selama hampir 20 jam sejak Kamis (20/6/2019).

Rahmat Baiquni dipulangkan pukul 19.00 WIB.

"Yang bersangkutan enggak ditahan. Tadi setelah beliau ditetapkan tersangka, itu kan saya mengajukan surat agar beliau tidak ditahan, tapi konteksnya bukan penangguhan penahanan," ujar Hamynudin via ponselnya, Jumat (21/6/2019).

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved