Disdik Kabupaten Bandung Minta Swasta Elit Sediakan 10 Persen Akses Bagi Siswa Kurang Mampu

Ia menyebutkan, ada orangtua yang belum memahami sistem ini namun berpikir negatif, bahwa sistem tersebut membuat anaknya tidak diterima.

Disdik Kabupaten Bandung Minta Swasta Elit Sediakan 10 Persen Akses Bagi Siswa Kurang Mampu
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Ilustrasi PPDB . 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Juhana, mengimbau para orangtua untuk menghilangkan 'Sekolah Negeri Minded' pada saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 ini.

Disdik juga meminta setiap sekolah swasta elit untuk menyediakan 10 persen akses bagi siswa tidak mampu.

"Dengan diberlakukannya sistem zonasi, seluruh anak dipastikan sudah terpetakan by name by address, sudah terhitung bahwa semua anak bisa sekolah. Hilangkan pemikiran bahwa sekolah di sekolah negeri lebih bergengsi daripada swasta, negeri maupun swasta sama saja," tuturnya di Kantor Disdik Kabupaten Bandung, Soreang, Kamis (20/6/2019).

Menurutnya memang ada beberapa sekolah swasta yang termasuk elit, sehingga biaya pendidikannya mahal.

Ombudsman Minta Evaluasi 4 Poin pada PPDB dan Sistem Zonasi 2019

Karena ada improvisasi kurikulum, program unggulan yang menarik yang masih diperbolehkan.

Hingga ada tambahan biaya untuk membayar demi kualitas perkembangan anak.

"Ada juga swasta alit (biasa) yang konsumennya menengah ke bawah dan tetap berbayar, itu sudah diantisipasi. Di antaranya melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), jadi tidak ada alasan untuk tidak bersekolah," ungkapnya.

"Saya juga sudah meminta kepada sekolah swasta elit, agar menyediakan 10 persen akses bagi siswa miskin. Bagi yang tidak mau, akan saya cabut izin operasionalnya," katanya.

Menurutnya saat ini terdapat sekitar 330 sekolah setingkat SMP berstatus negeri dan swasta di Kabupaten Bandung.

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved