Pasutri Jual Adegan Ranjang pada Bocah

Fakta Terbaru Nobar Adegan Ranjang Pasutri, Kumpulkan Anak-anak dan Boleh Bayar Pakai Mi Instant

Sebelumnya, sempat diberitakan anak-anak diizinkan merekam saat menonton secara langsung hubungan ES dan LA.

Fakta Terbaru Nobar Adegan Ranjang Pasutri, Kumpulkan Anak-anak dan Boleh Bayar Pakai Mi Instant
tribun jabar/firman suryaman
Hingga Selasa (18/6) pukul 19.00 malam tersangka E (kedua dari kiri) dan L (kanan) menjalani pemeriksaan pertama di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. (Tribun Jabar/Firman Suryaman) 

2. Anak ES dan LA ikut menonton

Berdasarkan penuturan KPAID Kabupaten Tasikmalaya, setidaknya sebanyak tujuh anak telah menonton adegan ranjang ES dan LA.

Anak-anak yang menonton hubungan pasutri tersebut diketahui rata-rata berusia 12 tahun.

Ato Risnanto menuturkan, anak ES dan LA juga ikut menyaksikan aksi orang tuanya.

"Termasuk anaknya mereka yang seusia dengan anak yang lainnya," ujar Ato, Selasa (18/6/2019).

ES dan LA melakukan aksi tersebut di dalam kamar kediaman mereka.

3. Motif ES dan LA

Motif ES dan LA mempertontonkan adegan ranjang mereka pada anak-anak dan mematok harga diduga karena masalah ekonomi.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Risnanto, mengungkapkan warga di sekitar tempat tinggal ES dan LA menyatakan pasutri muda tersebut melakukan adegan ranjang di hadapan anak-anak karena keterbatasan ekonomi.

Keduanya diketahui bekerja sebagai buruh tani.

"Kalau dari informasi warga penyebabnya tetap masalah klasik."

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved