Fakta di Balik Alamat Rumah di SMPN 2, Ada Keluarga Tambahkan Anggotanya di KK, Bukan Anak Kandung

Kartu Keluarga (KK) yang menampilkan keluarga yang beralamat di SMPN 2 Bandung ditemukan oleh Forum Aksu Guru Indonesia (FAGI).

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, saat meninjau kesiapan PPDB di SMAN 2 Bandung, Rabu (12/4/2019) 

TRIBUNJABAR.ID - Kartu Keluarga (KK) yang menampilkan keluarga yang beralamat di SMPN 2 Bandung ditemukan oleh Forum Aksu Guru Indonesia (FAGI).

KK terebut digunakan untuk syarat pendaftaran PPDB SMA.

Ketua FAGI Iwan Hermawan mengatakan dugaan penyalahgunaan KK itu menggunakan alamat Jalan Sumatra No 42 yang merupakan alamat SMPN 2 Bandung.

Ketika diselidiki, alamat tersbeut terlacak di alamat kantin SMPN 2 Bandung.

Diketahui KK tersebut digunakan untuk mendaftar ke SMAN 3 bandung.

FAGI mencurigai KK tersebut sebagai upaya menyiasati aturan zonasi dalam PPDB SMA.

Iwan mengatakan pihaknya mendapat laporan dari beberapa sekolah favorit menerima KK yang beralamat di SMPN 2 Bandung.

"Ada KK yang alamatnya SMPN 2 Bandung, dengan nempel di kantin. Ini hasil lacakan teman-teman tim investigasi di SMA 3 Bandung. Ada beberapa (calon) siswa alamatnya di SMPN 2 Bandung, pas dilacak alamat kantin," jelasnya saat ditemui Tribun Jabar di SMAN 9 Bandung, Selasa (18/6/2019).

Iwan Hermawan menjelaskan kasus seperti itu bukan pemalsuan KK, ia menyebutnya sebagai asli tapi palsu atau Aspal.

Kondisi PPDB di SMAN 3 Cimahi, Selasa (18/6/2019).
Kondisi PPDB di SMAN 3 Cimahi, Selasa (18/6/2019). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Pihaknya telah banyak menerima laporan dugaan kecurangan PPDB SMA.

Misalnya, penyalahgunaan surat perpindhaan orangtua, KK aspal, serifikat aspla untuk jalur prestasi.

"Ini bukan kepalsuan tapi ini aspal, kalau aspal ada orang ketiga yang membuatkan persis, tetapi dengan imbalan tertentu bisa membuat itu," katanya.

Selain itu, Iwan juga mendapati laporan ada satu rumah di Jalan Sumatra, Kota Bandung yang dihuni 11 KK secara tiba-tiba.

Iwan menuturkan adanya laporan penyalahgunaan tersebut merupakan salahsatu dampak negatif adanya sistem zonasi itu.

Menurutnya meskipun pendaftaran PPDB SMA itu ada jalur lain seperti jalur zonasi kombinasi yang berdasarkan zonasi/jarak dan nilai serta jalur lain seperti prestasi dan perpindahan orangtua.

SMAN 3 Bandung Terima Dugaan KK Siluman pada PPDB, Disdik Langsung Tindaklanjuti

Kondisi Kantin SMPN 2 Bandung yang Dipakai Syarat Alamat PPDB, Ketua RT Setempat Bilang Begini

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved