Tak Ingin Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 150 Terulang Lagi, KNKT Dorong Adanya Kabin Khusus Sopir Bus

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) mendorong adanya pembuatan kabin khusus sopir pada angkutan bus.

Tak Ingin Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 150 Terulang Lagi, KNKT Dorong Adanya Kabin Khusus Sopir Bus
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Pimpinan Investigasi KNKT, Achmad Wildan, saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon pada Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) mendorong adanya pembuatan kabin khusus sopir pada angkutan bus.

Pasalnya, hal itu untuk menghindari terulang kembalinya insiden penyerangan penumpang terhadap sopir bus yang memicu kecelakaan maut di Tol Cipali KM 150 pada Senin (17/6/2019) dinihari.

Pimpinan Investigasi KNKT, Achmad Wildan, mengatakan, desakan itu disampaikan dilatarbelakangi hasil invesitgasi sementara yang dilakukannya.

Menurut dia, hasil investigasi sementara itu menyebutkan adanya gangguan penumpang terhadap pengemudi sehingga menyebabkan kehilangan kendali.

"Itu adalah penyebabnya, jadi kami akan mendesain ruang kemudi bus yang steril," kata Achmad Wildan saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (18/6/2019).

KNKT Turut Tangani Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 150

Ia mengatakan, nantinya kabin bus itu didesain sedemikian rupa sehingga kinerja pengemudi tidak akan terganggu penumpang.

Model kabin steril semacam itu telah diterapkan pada moda transportasi lainnya dari mulai kereta api, pesawat, dan kapal laut.

Wildan mengakui hingga kini belum ada regulasi yang mengatur adanya kabin khusus pengemudi pada moda transportasi bus.

Padahal, bus juga merupakan angkutan massal sehingga pihaknya akan mendorong ke sana.

"Investigasi KNKT biasanya ujungnya hanya dua, perbaikan terhadap regulasi, kedua redesain atau rekayasa baru untuk memperbaiki dan mencegah terjadinya kecelakaan serupa," ujar Achmad Wildan.

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 150, Begini Kata Kasat Lantas

Selain itu, KNKT juga mengusulkan upaya pencegahan agar bagaimana kendaraan pengemudi yang lengah tidak masuk ke jalur berlawanan seperti kecelakaan maut yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan puluhan luka-luka itu.

Menurut dia, PT LMS selaku operator Tol Cipali mencatat dalam enam bulan terakhir ada 16 kali kecelakaan yang kendaraannya hingha menyebrang jalur berlawanan.

"Jadi kami akan mendesain median Tol Cipali bahkan seluruh Tol Transjawa agar lebih aman, ibaratnya pengemudi mrngantuk dan lengah tapi ketika kecelakaam dan masuk ke jalur berlawanan itu jangan sampai fatal," kata Achmad Wildan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved