Kejanggalan Mohamed Morsi Kolaps Saat Sidang Lalu Wafat, Ada Tuduhan Mantan Presiden Mesir Dibunuh

Kematian Mohamed Morsi atau Muhammad Mursi dianggap menyisakkan kejanggalan. Mantan presiden Mesir itu mulanya tengah menjalani sidang.

Kejanggalan Mohamed Morsi Kolaps Saat Sidang Lalu Wafat, Ada Tuduhan Mantan Presiden Mesir Dibunuh
Kolase Tribun Jabar (Youtube Aljazeera English)
Mohamed Morsi kolaps lalu wafat. Kematiannya dituduh akibat pembunuhan. 

TRIBUNJABAR.ID - Kematian Mohamed Morsi atau Muhammad Mursi dianggap menyisakkan kejanggalan.

Mantan presiden Mesir itu mulanya tengah menjalani sidang atas kasus hukum yang menjeratnya di pengadilan, di Kairo.

Melansir dari BBC, Mohamed Morsi berbicara dari balik dinding kaca yang kedap suara.

Dinding tersebut sengaja dibuat agar tak menganggu persidangan.

Setelah menyampaikan pidato, tak lama kemudian ia pun kolaps.

Mohamed Morsi atau Muhammad Mursi tiba-tiba terkulai dan tak sadarkan diri.

Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong.

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Roboh dalam Persidangan lalu Meninggal Dunia

Mantan presiden pertama di Mesir yang dipilih secara demokratis itu wafat pada pukul 16.50 waktu setempat.

Morsi disebut wafat akibat serangan jantung.

Seperti yang diketahui, Mohammad Naser tersangkut kasus hukum yang menuduhnya sebagai mata-mata.

Ia dituding menjalin komunikasi dengan kelompok Islam Palestina, Hamas.

Kelompok Hamas itu disebut memiliki hubungan dekat dengan Ikhwanul Muslimin.

Mohamed Morsi sendiri merupakan tokoh penting Ikhwanul Muslimin.

Presiden Mesir, Mohammed Morsi saat menyampaikan pidato di televisi pemerintah.
Presiden Mesir, Mohammed Morsi saat menyampaikan pidato di televisi pemerintah. (EGYPTIAN TV/AFP/Kompas.com)

Kini Ikhwanul Muslimin pun menjadi organisasi yang dilarang di Mesir.

Kematian tokoh penting di organisasi itu pun membuat para anggotanya buka suara.

Mereka menuduh wafatnya Morsi adalah pembunuhan.

Tuduhan tersebut atas dasar ucapan sejumlah aktivis adan anggota keluarga Morsi.

Morsi Hadapi Dakwaan Baru

Mereka disebut sudah lama menggaungkan Morsi tak mendapatkan perawatan medis secara serius.

Mohamed Morsi atau Muhammad Mursi diketahui memiliki tekanan darah tinggi dan diabetes.

Selain itu, keluarga dan aktivis pun menyebut Morsi dikurung atau ditahan dalam sel isolasi.

Tak hanya Ikhwanul Muslimin, Partai Kebebasan dan Keadilan pun melontarkan tuduhan yang sama.

Pihaknya curiga wafatnya Morsi identik pada pembunuhan.

Mereka menyebut, Morsi ditahan dalam sel isolasi selama masa penahannya yang lebih dari lima tahun.

Selain itu, pihaknya menyebut, hak asasi Morsi telah dirampas.

Hal ini berkenaan pihak keluarga hingga kuasa hukum disebut dilarang membesuk Morsi di penjara.

Tak hanya itu, Morsi pun disebut tak diberikan asupan makanan yang baik.

Pendukung Morsi Tetap Gelar Protes

Kemudian, mantan presiden Mesir itu juga dihalang-halangi untuk mendapatkan obat-obatan.

Masih melansir dari sumber yang sama, kecaman lain pun datang dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Recep Tayyip disebut menyalahkan pemerintah Mesir terkait kabar wafatnya Morsi.

Ada pula anggota parlemen Inggris yang juga politisi Partai Konservatif, Crispin Blunt yang berkomentar.

Sebelum Morsi meninggal, ia disebut telah memperingatkan terkait kondisi kesehatan Morsi.

Kini, ia pun meminta pemerintah Mesir untuk bertanggungjawab menjelaskan wafatnya Morsi.

Selain itu, ia pun menyarankan agar ada penyelidikan internasional yang independen.

Penulis: Widia Lestari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved