Tumpukan Sampah di TPS Liar di Jatinangor Ini Terakhir Diangkut pada 2016

Sampah tersebut terakhir diangkut pada pertengahan 2016 menggunakan alat berat, namun hingga saat ini belum ada lagi pengangkutan sampah.

Tumpukan Sampah di TPS Liar di Jatinangor Ini Terakhir Diangkut pada 2016
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Sejumlah pengendara mengeluhkan, keberadaan asap yang berasal dari pembakaran sampah di depan Komplek Perumahan Puri Indah, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga Kecamatan Jatinangor mengeluhkan gundukan sampah yang berada di depan Perumahan Puri Indah, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang tak kunjung diangkut.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi, Rabu (12/6/2019), tempat penampungan sampah (TPS) liar tersebut, berada di lahan kosong yang berdekatan dengan komplek pertokoan.

Luas TPS tersebut seluas kira-kira 30 meter persegi atau berada di samping ruas Jalan Kolonel Ahmad Syam.

Cegah Abrasi di Pesisir Pantai Indramayu, Sanggar Lingkungan Hidup Tanam 1500 Bibit Mangrove

Asap yang berasal dari pembakaran sampah, terlihat mengepul dan menutup bagian ruas jalan, sehingga pengendara atau pejalan kaki mengeluhkan terganggunya pandangan asap putih yang dihasilkam.

Tak hanya itu, tumpukan sampah setinggi dua meter itu pun berceceran hingga badan jalan karena rusaknya pagar seng pembatas yang menyekat antara TPS liar dengan Jalan Kolonel Ahmad Syam.

Bau busuk dari tumpukan sampah pun tercium hingga radius 50 meter dan dihinggapi banyak lalat, mengakibatkan pengendara roda yang melintas terpaksa menutup hidung untuk menghindari bau tidak sedap.

Ace (50), petugas kebersihan di TPS liar, mengatakan, sampah tersebut terakhir diangkut pada pertengahan 2016 menggunakan alat berat, namun hingga saat ini belum ada lagi pengangkutan sampah.

"Diangkut sama pemerintah, tetapi dua bulan kemudian sudah menumpuk. Karena sampah dibuang juga sama warga yang lewat, bukan warga Puri Indah saja," kata Ace di Jalan Kolonel Ahmad Syam, Rabu (12/6/2019).

Tanah Longsor di Padang Pariaman Timbun Satu Rumah dan Telan Satu Korban Meninggal Dunia

Untuk menghindari tumpukan sampah semakin meninggi, kata Ace, pada waktu pagi dan sore setiap harinya, selalu dibakar dan guna menghilangkan bau busuk dari tumpukan sampah.

"Saya tahu sangat menganggu, tapi mau gimana lagi," katanya.

Hadi Gunawan (45), warga Desa Cikeruh, mengatakan, seharusnya TPS liar Puri Indah segera dipindahkan, karena kondisinya sudah sangat mengganggu, apalagi tempat tersebut berada di akses Jalan Jatinangor-Rancaekek.

"Kalau mau di dalam komplek saja, jangan luar. Kami kan punya hak untuk menghirup udara segar," katanya.

Politikus PPP Dalang Rencana Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Ini Sosok Mantan Manajer Timnas Indonesia

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved