Wagub Jabar Sebut Jalan Alternatif Terbukti Kurangi kemacetan di Masa Mudik Lebaran

Uu Ruzhanul Ulum mengatakan penggunaan jalan alternatif terbukti ampuh menghindari kemacetan lalu lintas di jalur utama saat masa mudik Lebaran.

Wagub Jabar Sebut Jalan Alternatif Terbukti Kurangi kemacetan di Masa Mudik Lebaran
tribunjabar/isep heri
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, saat ditemui seusai menghadiri acara di Pendopo Lama Tasikmalaya, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan penggunaan jalan alternatif dengan kondisi fisik baik terbukti ampuh menghindari kemacetan lalu lintas di jalur utama saat masa mudik Lebaran.

Jalan alternatif juga disebut Uu Ruzhanul Ulum sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pelosok dan perbatasan.

Ia mencontohkan saat menggunakan jalur alternatif dari Manonjaya di Kabupaten Tasikmalaya ke arah Cineam dan berakhir di Cijulang di Kabupaten Pangandaran, dua hari setelah Idulfitri tahun ini.

Melalui jalur tersebut, Uu Ruzhanul Ulum mengaku hanya membutuhkan waktu 1,5 jam untuk sampai Kabupaten Pangandaran dalam rangka silaturahmi keluarga.

Hal berlawanan terjadi saat ia mengambil jalur pulang ke Manonjaya dari Pangandaran melalui jalur utama Banjar-Ciamis-Tasikmalaya.

Ia membutuhkan waktu sampai 7 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat.

"Kami ingin memantau perjalanan arus balik Idulfitri lewat jalur utama, ternyata sampai 7 jam perjalanan. Untungnya pengendara tertib dalam berlalu lintas dan mematuhi semua arahan bertugas, mau bersabar menunggu sistem oneway. Kalau tidak, bisa lebih lama di jalan," kata Uu Ruzhanul Ulum saat dihubungi melalui ponsel, Sabtu (8/6/2019).

Ini Puncak Arus Balik Keberangkatan di Terminal Leuwipanjang

Macet Parah di Jalur Puncak Bogor, Penumpang Turun dari Mobil dan Jalan Kaki

Berbekal pengalaman dalam membangun jalan alternatif dan jalan pelosok  saat menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya, Uu bersama Gubernur Ridwan Kamil memprioritaskan konektivitas dan kualitas jalan di pelosok serta perbatasan melalui program Jalan Mulus (Jamu).

"Bukan jadi jalan alternatif saja, membuat jalan mulus di pelosok pun meningkatkan ekonomi warga, juga memudahkan aktivitas mereka dalam menjangkau akses kesehatan dan pendidikan. Dulu di pinggir jalan alternatif itu, hampir semua rumahnya panggung, sekarang sudah rumah tapak kebanyakannya. Toko banyak, masjid jadi pada bagus," kata Uu Ruzhanul Ulum.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved