Ekor Kemacetan di Haurwangi Cianjur Sampai Rajamandala Bandung Barat

Ekor kemacetan akibat perlintasan rel di Kecamatan Haurwangi Cianjur sampai ke perbatasan Kabupaten Bandung Barat.

Ekor Kemacetan di Haurwangi Cianjur Sampai Rajamandala Bandung Barat
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ekor kemacetan akibat perlintasan rel di Kecamatan Haurwangi Cianjur sampai ke perbatasan Kabupaten Bandung Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Ekor kemacetan akibat perlintasan rel di Kecamatan Haurwangi Cianjur sampai ke perbatasan Kabupaten Bandung Barat.

Antrean kendaraan mengular sekitar lima kilometer dari titik perlintasan rel melewati jembatan Citarum Rajamandala sampai ke kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Jarak tempuh Bandung-Cianjur menjadi enam jam yang biasanya bisa ditempuh dalam dua jam.

Perlambatan laju kendaraan dimulai sejak dari kawasan Padalarang menu Cipatat. Ekor kemacetan dari pertigaan Pasar Tagog Padalarang dibelokan hingga ke kawasan perumahan Kota Baru Parahyangan.

Di titik depan pertigaan menuju tempat pembuangan akhir sampai Sarimukti lajur kendaraan mengalami penyempitan.

Dua lajur dari arah Bandung menuju Cianjur maupun sebaliknya di depan pertigaan ini menjadi satu lajur sehingga di kawasan Cipatat pun terjadi kemacetan dengan ekor yang cukup panjang.

Mangkal di Malioboro, Kusir Andong Tiba-tiba Didatangi Paspampres, Ternyata Diminta Antar Jokowi

SBY Tuangkan Isi Hatinya Setelah Ani Yudhoyono Wafat, Cinta pada Istri Terkemas dalam Lagu

Setelah perlintasan rel kereta api, titik selanjutnya yang mengalami kemacetan adalah di kawasan Ciranjang sampai dengan perempatan jalur Jonggol.

Seorang pemudik warga Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Ilham Fikri (25), mengaku sempat beristirahat beberapa kali karena pegal mengendarai kendaraan bersama keluarganya.

Ia memanfaatkan beberapa tempat peristirahatan untuk melepas lelah dan kantuk saat berkendara.

"Anak-anak pasti kesal dan bosan, jadi kami berhenti beberapa kali untuk melepas kelelahan selama perjalanan," ujarnya, Jumat (7/6/2019).

Warga berharap ada solusi di perlintasan rel kereta api yang kerap menimbulkan kemacetan karena jalan aspal yang bergelombang dan sedikit naik di perlintasan rel kereta api tersebut.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved