Rabu, 22 April 2026

Wali Kota Bandung Bersama Jajarannya Cek Harga dan Keamanan di Pasar Ciroyom

Oded bersama rombongan terjun ke lapangan mulai pukul 22.00 diawali meninjau rumah potong hewan (RPH) Ciroyom.

Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Tiah SM
Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama Wakilnya Yana Mulyana dan Sekda Ema Sumarna, serta pejabat jajaran Pemkot Bandung mengecek harga dan keamanan pangan di Pasar Ciroyom, Selasa (28/5/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama Wakilnya Yana Mulyana dan Sekda Ema Sumarna, serta pejabat jajaran Pemkot Bandung mengecek harga dan keamanan pangan di Pasar Ciroyom, Selasa (28/5/2019) malam.

Oded bersama rombongan terjun ke lapangan mulai pukul 22.00 diawali meninjau rumah potong hewan (RPH) Ciroyom. Selain mengecek kandang juga melihat proses penyembelihan.

Oded memastikan, kebutuhan daging sapi untuk Kota Bandung aman. Selama Ramadan, RPH Ciroyom menyembelih sebanyak 60-70 ekor sapi per hari.

"Kenaikan permintaan daging sapi biasanya H-3, biasanya RPH memotong 60-70 per hari tapi H-3 bisa sampai 600 ekor per hari, walau ada kenaikan permintaan tak akan kekurangan karena stok aman jadi tak perlu khawatir‎," ujar Oded.

Kebutuhan pangan di Kota Bandung H- 7 Idul Fitri 1440 H, masih terjaga dengan aman baik stok atau pun harga masih stabil.

Pengecekan keamanan pangan leading sektor Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyusuri hampir seluruh Pasar Ciroyom mulai dari beras, daging ayam, daging sapi, telor, ikan sampai sayuran.

Dishub Kota Bandung Pastikan Semua Persiapan Arus Mudik Lebaran 2019 Sudah Siap Dilaksanakan

Pengecekan keamanan pangan ikut terjun ke RPH maupun Pasar Ciroyom Dandim 0618/BS , jajaran kepolisian, PD Pasar, Satpol PP dan Balai Pom.

Oded merasa bersyukur tak ada kenaika harga maupun kekurangan stok sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan stok. Konsumen hanya perlu berbelanja sesuai kebutuhannya saja.

"Semangat ibadah saum, mendidik mayarakat hidup sederhana. Jadi setelah Ramadan, pola hidup harus lebih sederhana bukannya berlebihan., belanja sesuai kebutuhan, Jadi jangan sampai panic buying. ketersediaan pangan aman," ujar Oded di sela-sela peninjauan.

Oded berharap tak ada kenaikan harga jelang lebaran nanti karena stok semua pangan cukup aman. Dari pengecekan hanya daging ayam merangkak naik tapi masih harga wajar.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Elly Wasliah merangkap Plt Kepala Dinas Pangan dan Pertanian mengatakan, komoditas yang mengalami kenaikan daging ayam tapi masih wajar.

"Sayur, beras, telur semuanya masih stabil‎. Bawang putih sudah di Rp30.000 per kilogram. Semoga sampai H-1 lebaran tidak ada kenaikan‎," kata Elly.

Wali Kota Bandung Larang PNS Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik, Masyarakat Bisa Lapor Secara Online

Untuk menjaga harga tetap stabil Disdagin dan Dispangtan menjalin kerja sama dengan Pemerin tah Kabupaten Ciamis beserta para peternak ayam untuk memprioritaskan pasokan ke Kota Bandung.‎

Elly mengatakan apabila kenaikan harga daging ‎ayam telah melampaui Rp 40.000 per kilogram berarti sudah tak wajar. Saat ini, harga daging ayam berkisar antara Rp36.000-Rp38.000 per kilogram. Sedangkan harga normal yaitu Rp 34.000 per kilogram.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved