Senin, 27 April 2026

Pilpres 2019

TKN Ungkap Kejanggalan Data Kecurangan yang Diungkap BPN: Ini Datanya Semakin Diperiksa Semakin Lucu

Mulai dari kejanggalan atas perolehan suara, tuduhan penggelembungan suara, hingga soal tempat pemungutan suara (TPS) siluman.

Editor: Ravianto
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Laode Kamaluddin, saat berbicara dalam acara Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019). 

TKN pun akhirnya menantang BPN untuk saling membuka data dokumen C1 masing-masing dan membandingkannya dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi nasional yang digelar KPU.

"Kami TKN menantang BPN adu data di KPU! Kita buka satu per satu data C1 di semua TPS, 800.000 TPS kita buka. Kerahkan berapa orang mereka mampu, kami kerahkan berapa orang yang kami mampu. Kita adu data di KPU," ujar Arya.

Menurut Arya, hal ini lebih baik daripada BPN sibuk menyebarkan tuduhan curang ke mana-mana.

TKN sebenarnya sudah mengajak BPN saling adu data di tiap tingkatan rekapitulasi suara.

Namun mulai dari rekapitulasi di tingkat kecamatan, saksi dari BPN Prabowo-Sandiaga selalu menandatangani hasilnya.

Arya pun heran BPN malah terus menerus menyebut ada kecurangan ketika berada di luar forum rekapitulasi.

Dia berharap BPN bisa menerima tantangan ini agar perbedaan data yang diributkan BPN bisa jelas.

"Jangan koar-koar di luar bikin acara lalu mengatakan bohong dan sebagainya. Tetapi diajak adu data beneran, enggak berani," kata dia.

(Kompas.com/Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Temuan TKN Atas Kejanggalan Data Kecurangan Pemilu Versi BPN"

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved