Datang ke Bandung Barat, Wagub Uu Ruzhanul Ulum Diminta Bangun Jalan Cikalongwetan-Cisarua

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, melakukan safari Ramadan ke Kabupaten Bandung Barat

Datang ke Bandung Barat, Wagub Uu Ruzhanul Ulum Diminta Bangun Jalan Cikalongwetan-Cisarua
Tribun Jabar/Isep Heri
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum saat ditemui di Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH- Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, melakukan safari Ramadan ke Kabupaten Bandung Barat tepatnya ke Masjid Raya Ash-Shidiq Pemda KBB, Rabu (8/5/2019).

Dalam safari Ramadan ini, Uu Ruzhanul Ulum, menyebut tak hanya memberikan santunan pada anak yatim, fakir miskin, dan santri, tetapi juga ingin mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Selain itu, Uu Ruzhanul Ulum mengaku ingin mendengar aspirasi dari Pemda KBB untuk nantinya mendapatkan bantuan dari provinsi.

"Ini (safari Ramadan) sudah jadi tradisi Pemprov Jabar. Saat saya menjadi bupati pun sering lakukan ini juga taraweh keliling. Saya juga datang ke daerah-daerah sekaligus ingin menyampaikan program-program ke warga masyarakat dan mendengarkan harapan mereka," ujarnya.

Hasilnya, kata Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Bandung Barat Aa Umbara meminta bantuan terkait pembangunan jalan Cikalongwetan-Cisarua untuk mobilisasi warga.

Uu Ruzhanul Ulum Sebut Pemprov Jabar akan Aktifkan Monitoring Penambangan

Galang Dana untuk Nabila Dapat Rp 16 Juta, Bupati KBB Aa Umbara Besok Serahkan Uangnya

"Ya sesuai (permintaannya) karena kami ada program Jamu (jalan mulus). Insya Allah akan saya sampaikan ke pak gubernur," katanya.

Ketika disinggung adanya prioritas daerah yang disasar untuk pembangunan jalan, Uu menegaskan tidak ada prioritas daerah.

Menurutnya, pemerintah provinsi memiliki dua unsur indikator, yakni keadilan dan pemerataan.

"Keadilan artinya semua kabupaten/kota akan mendapatkan jalan mulus. Lalu, pemerataan maksudnya tak semua (kabupaten/kota) miliki jalan kabupaten yang sama dan tidak semua miliki jalan provinsi yang sama pula. Jadi, nanti akan dilakukan kajian," ujarnya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved