Bulan Ramadhan 1440 H

10 Adab Membaca Alquran Agar Mendapat Rahmat dan Manfaatnya

Alquran merupakan kitab suci umat Muslim dan sebagai tuntunan kehidupannya. Sehingga membaca Alquran harus dengan adab-adabnya. Berikut penjelasannya.

Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/SELI ANDINA
Brippol Santi (31), masih menyempatkan tadarus alquran disela-sela waktu istirahat menjaga jalur mudik, Sabtu (24/6/2017). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Alquran merupakan kitab suci umat Islam yang diagungkan dan dimuliakan.

Membaca Alquran tentunya mendatangkan pahala, apalagi ketika dilakukan saat bulan Ramadhan.

Sehingga membaca Alquran harus dalam keadaan paling baik dan suci.

Alquran merupakan kitab suci umat Islam dan dijadikan sebagai tuntunan kehidupan umat Muslim.

Tak hanya itu, membaca Alquran pun ada adab-adabnya. Tidak sembarangan dalam membaca kitab suci ini.

Untuk itu, alangkah baiknya umat Muslim mengetahui adab-adab membaca Alquran, agar pahala membaca Alquran tidak hilang.

Berikut adab-adab membaca Alquran yang dikutip Tribunjabar.id dari berbagai sumber. 

7 Aplikasi Pendukung Ibadah Puasa Ramadhan 1440 H serta Link Download, Bantu Maksimalkan Puasamu

1. Harus dalam keadaan bersuci atau berwudu

Seorang Muslim yang hendak membaca Alquran menggunakan mushaf, maka diwajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu.

Tidak boleh menyentuh mushaf Alquran dalam keadaan tidak suci atau tidak memiliki wudhu.

Hal tersebut sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

لا يمس القران إلا طاهر

“Tidaklah menyentuh Al Qur’an kecuali orang-orang yang suci.” (HR. Al-Hakim 3/485. Dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Ghalil no. 122)

Namun, jika seseorang mebaca Alquran atas hafalannya, maka disunnahkan untuk berwudu, sehingga boleh membaca tanpa berwudhu.

Bagi orang yang memiliki hadats besar, seperti haid dan junub, maka tidak boleh membaca Alquran.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved