Kamis, 9 April 2026

Yana Mulyana Makan Bubur Manado Bareng Warga Manado, Persatukan yang Beda Pilihan

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, makan bubur Manado bareng Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) Jabar di Rumah Makan Manado, Jalan Su

Penulis: Tiah SM | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/Tiah SM
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, makan bubur Manado bareng Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) Jabar di Rumah Makan Manado, Jalan Supratman, Sabtu (12/04/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, makan bubur Manado bareng Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) Jabar di Rumah Makan Manado, Jalan Supratman, Sabtu (12/04/2019).

Uniknya , makan bareng bubur Manado mempersatukan yang beda pilihan.

Peserta yang hadir dalam makan bareng tersebut merupakan perwakilan pendukung capres nomor urut 01 dan 02 dalam Pilpres 2019.

"Kami semua ingin damai dan ingin maju siapa pun yang bakal jadi Presiden 2019 sudah tercatat, jadi tak perlu gontok-gontokan, " ujar Yana Mulyana.

Menurut Yana Mulyana, baik Jokowi, Maruf Amin, Prabowo Subianto, dan Sandiaga Uno, adalah orang terbaik di Indonesia, sehingga siapapun yang nanti terpilih harus didukung.

"Keempat calon pemimpin Indonesia tujuannya ingin Indonesia lebih baik dan tetap damai bersatu, jadi silahkan pilih sesuai dengan hari nurani, " kata Yana Mulyana.

Jelang Pemilu 2019, Polres Purwakarta Patroli Skala Besar dari Malam Hingga Dini Hari Untuk Ini

Yana Mulyana minta kepada warga Manado untuk selalu berpedoman, 'di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung'.

Yana Mulyana berharap, warga Kota Bandung tidak golput tapi memilih salah satu pasangan presiden-wakil presiden sesuai pilihan hati.

Sementara itu Sekretaris GPPMP Jabar, Dadi Wurangian, mengatakan bahwa makan bubur Manado tidak hanya mempersatukan pendukung paslon nomor urut 01 dan 02, tapi juga mempersatukan suku.

"Kami asal Manado sangat bersahabat dengan orang Sunda dan suku lainnya, sering mengadakan pertemuan," ujar Dadi.

Menurut Dadi, perbedaan pilihan harus dihormati, bukan perselisih paham apalagi jadi bermusuhan.

"Jangankan organisasi, satu keluarga saja beda pilihan presiden tidak ada masalah dan tetap damai," ujarnya.

Tercatat ada sekitar 5000 orang warga Manado di Jabar. Dadi mengatakan bahwa warga Manado sangat menjunjung Jawa Barat sebagai tempat tinggal dan tempat mencari nafkah.

Karena itu, para warga Manado pun ikut menjaga ketertiban dan kerukunan dengan umat lain.

Hadir dalam acara makan bareng damai Presiden Gerakan Pilihan Sunda (Gerpil) Andri Perkasa Kantaprawira, sangat mendukung GPPMP Jabar yang mampu mempersatukan beda pilihan tetap damai.

"Anggota Gerpil juga ada kelompok 01 dan 02, tapi tetap bersatu tidak pecah," ujar Andri.

Andri berharap, hasil pilihan rakyat tidak diubah, harus jujur dan adil.

H-4 Pilpres, Jokowi vs Prabowo Berebut Berkah Ulama, Aa Gym Menangis, Mbah Moen Hadiahkan Sorban

Bima Arya Terang-terangan Dukung Jokowi, Siap Dipecat PAN Karena Hal Ini

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved