Audrey Korban Pemukulan Siswi SMA di Pontianak Sudah Pulang Setelah Dirawat Rumah Sakit

Siswi SMP korban pemukulan Siswi SMA di Pontianak, Audrey, sudah pulang setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Promedika Pontianak.

TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sebanyak tujuh siswi SMA yang terseret dalam kasus penganiayaan siswi SMP menyampaikan klarifikasi didampingi KPPAD Provinsi Kalbar di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) sore. Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban serta tidak mengakui telah melakukan pengeroyokan perkelahian dilakukan satu lawan satu. 

PONTIANAK - Siswi SMP korban pemukulan Siswi SMA di Pontianak, Audrey, sudah pulang setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Promedika Pontianak.

Hal tersebut disampaikan oleh para resepsionis RM Promedika Pontianak saat ditemui TribunPontianak.co.id, Sabtu (13/4/2019).

Audrey dibawa pulang kerumah oleh keluarga pada Jumat (12/4/2019) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

"Sudah keluar Audrey-nya bang, tadi malam sekitar jam 8.30 lah," ujarnya. 

Kasus penganiyaan terhadap Audrey mencapai upaya diversi pada Kamis (11/4/2019).

Namun hal itu mengalami kebuntuan saat pihak keluarga menolak, sehingga kasus tersebut berlanjut ke meja hijau.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga merasa kurang puas dengan hasil visum yang dilakukan pihak kepolisian, sehingga meminta dilakukannya visum ulang.

Kombes Anwar menyatakan bahwa sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan dua kali visum, terhadap korban.

Visum pertama dilakukan di RS Bhayangkara, dimana korban diperiksakan secara fisik pada tanggal 5 April dan hasilnya keluar pada tanggal 9 dengan hasil tidak ada ditemukan kelainan.

Kemudian di tanggal 6 April korban kembali diperiksa dan dilakukan visum di RS ProMedika secara lebih mendetail, hasilnya juga tidak ada kelainan.

“Semua kepentingan penyidikan sudah lengkap. Visum juga sudah dua rumah sakit. Saya nyatakan cukup, ngapain lagi. Tapi kalau minta divisum lagi, akan saya pertimbangkan,” tegasnya.

Warganet Ramai-ramai Menghujat Audrey, Sempat Iba tapi Kini Geram, Terjadi Setelah Kasusnya Janggal

Poster #JusticeForAudrey
Poster #JusticeForAudrey (Twitter)

Kalaupun saat ini korban masih dirawat di RS, beliau menerangkan bahwa hal itu sudah di luar kewenangannya.

“Kami harapkan dia udah sehat biar bisa gampang koordinasi,” harapnya.

Apalagi hasil visum sudah jelas, menunjukkan bahwa tidak ada kerusakan pada organ vital seperti berita yang beredar.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved