Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas 2 Kali pada Senin Jelang Siang, Durasinya Capai 120 Detik

Setelah pukul 09.00 WIB, Senin (25/3/2019), Gunung Merapi yang masih dalam status waspada kembali mengeluarkan dua kali awan panas.

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas 2 Kali pada Senin Jelang Siang, Durasinya Capai 120 Detik
Twitter@BPPTKG
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas meluncur ke Kali Gendol, 17/2/2019. 

TRIBUNJABAR.ID - Setelah pukul 09.00 WIB, Senin (25/3/2019), Gunung Merapi yang masih dalam status waspada kembali mengeluarkan dua kali awan panas.

Awan panas itu keluar pada pukul 10.52 WIB dan pukul 12.14 WIB.

Berdasarkan informasi yang diunggah Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di akun Twitternya, @BPPTKG disebutkan bahwa awan panas yang keluar berdurasi 107 detik.

Arah guguran awan panas tersebut tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut.

Namun, pengamat memantau bahwa awan panas yang terjadi masih dalam jarak kurang dari 3 km.

BPPTKG juga tetap mengimbau agar masyarakat tetap tenang.

"Awanpanas guguran terjadi kembali pada pukul 10:52 WIB dengan durasi 107 detik. Awanpanas guguran tdk terpantau scr visual karena cuaca berkabut. Awanpanas yang terjadi msh dlm jarak <3 km. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang," tulis BPPTKG di akun Twitternya.

Sementara untuk awan panas yang keluar pada pukul 12.14 WIB, BPPTKG di akun Twitternya menyebutkan bahwa awan panas yang keluar berurasi 120 detik.

Arah guguran awan panas tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut. 

"Awanpanas guguran G. #Merapi terjadi pada tgl 25/03/2019 pukul 12:14 WIB dgn durasi 120 detik. Awanpanas tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut," tulis BPPTKG di akun Twitternya.

Keluarkan Awan Panas 3 Kali pada Senin Pagi

Sebelumnya, Gunung Merapi mengeluarkan tiga kali awan panas guguran yaitu pada pukul pukul 04.24 Wib, pukul 06.17 Wib, dan 08.58 Wib, Senin (25/3/2019).

Dikutip dari Kompas.com, awan panas guguran ini terpantau mengarah ke hulu Kali Gendol.

Kondisi Gunung Merapi yang terpantau via PGM Jrakah pada Kamis (7/3/2019) pukul 17.14 WIB
Kondisi Gunung Merapi yang terpantau via PGM Jrakah pada Kamis (7/3/2019) pukul 17.14 WIB (Twitter BPPTKG)

"Iya betul, terjadi tiga kali guguran awan panas," ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Lasiman saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Dari data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, awan panas guguran terjadi pada pukul 04.24 Wib dengan durasi 108 detik, dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah hulu Kali Gendol.

Setelah itu pada pukul 06.17 Wib, Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran dengan durasi 104 detik, dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah hulu Kali Gendol.

Gunung Merapi Keluarkan Tiga Kali Awan Panas pada Senin Pagi, Mengarah ke Hulu Kali Gendol

Pada pukul 08.58 Wib Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran dengan durasi 90 detik, dengan jarak luncur 900 meter ke arah hulu Kali Gendol.

Berdasarkan laporan, aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 25 Maret 2019 pukul 00.00 Wib - 06.00 Wib, BPPTKG Yogyakarta mencatat terjadi satu kali guguran lava dengan jarak luncur 450 meter mengarah ke hulu Kali Gendol.

BPPTKG Yogyakarta juga mencatat dari periode pengamatan 25 Maret 2019 pukul 00.00 Wib - 06.00 Wib gempa guguran di Gunung Merapi sebanyak tujuh kali dengan amplitudo 5-27 mm dan durasi 27.7 detik- 65.9 detik.

BPPTKG Yogyakarta masih menentapkan tingkat akktivitas Gunung Merapi pada level II atau waspada.

Rekomendasi BPPTKG Yogyakarta, kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. (*)

Cinta Segi Banyak Berbuah Petaka, Korban Dikeroyok dan Tewas di Pinggir Jalan di Sumedang

Gelombang Capai 4 Meter, Nelayan Cilacap Masih Ada yang Nekat Melaut

Kenang 50 Syuhada di Selandia Baru, Relawan Ungkap Keharuan Usai Mengurusi Jenazah Korban Penembakan

Penulis: Dedy Herdiana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved