Kamis, 9 April 2026

Abah Nur Si Pengemis Bermobil Blak-blakan Mengenai Penghasilannya dan Mengapa Memilih Mengemis

Menurut keterangannya Ia naik haji menggunakan uang hasil menjual sawah warisan orangtuanya.

Editor: Ravianto
ist
Seorang pengemis yang sering meminta-minta di sekitaran simpang lampu merah yasmin diduga bawa mobil sendiri 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Sosok Herman alias Abah Nur menjadi viral di media sosial.

Pasalnya Herman alias Abah Nur yang seorang pengemisternyata memiliki mobil.

Namun, Abah Nur warga Cisauk, Camplang RT 5/1, Cibungbulang, Kabupaten Bogor tidak segan untuk kembali mengemis di wilayah Kota Bogoor.

Bahkan sebelum berangkat menjalani aktivitas mengemis, Herman sudah mengetahui kabar viral tentang dirinya.

Herman pun tidak merasa segan, karena menurutnya kabar yang beredar di media soial dan dipemberitaan terkait dirinya memiliki mobil itu tidak benar.

"Iya sudah tau, tadi pagi sebelum berangkat, tau dari anak saya, iya (masih ngemis) karena saya enggak punya salah, apa yang di media sosial itu kan bohong, saya belum punya mobil, enggak ada mobil, katanya juragan angkot itu juga bohong," katanya saat ditemui di kantor Dinas Sosial Kota Bogor, Rabu (20/3/2019).

Terkait foto yang beredar tentang dirinya yang akan membuka pintu mobil, Herman menjelaskan bahwa dirinya sedang akan mengambil baju salin untuk shalat.

"Saya itu mau ambil baju ganti, salin untuk shalat, kalau shalat masa pakai baju kotor, itu yang saya pegang baju salin bukan duit," katanya.

Pengemis bermobil di Bogor yang sempat viral di media sosial akhirnya diamankan petugas Satpol PP Kota Bogor
Pengemis bermobil di Bogor yang sempat viral di media sosial akhirnya diamankan petugas Satpol PP Kota Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

TribunnewsBogor.com merangkum sejumlah fakta terkait pengemis bermobil ini.

Berikut faktanya :

1.  Sudah Naik Haji

Herman mengaku sudah pernah naik haji bersama istrinya.

Menurut keterangannya Ia naik haji menggunakan uang hasil menjual sawah warisan orangtuanya.

"Saya dapat warisan sawah sama rumah, tahun 74 sawah saya jual saya pakai naik haji, kalau ngemis saya mulai tahun 80an di Jembatan Merah," katanya.

2. Penghasilan hingga 400 ribu.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved