Selasa, 21 April 2026

Menguatkan Bisnis di Era Industri 4.0, Fintech Kerja Sama dengan HIPMI Kota Bandung

Untuk menguatkan bisni melalui fintech, satu di antara pelaku fintech, Asetku, bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandu

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Theofilus Richard
Tribun Jabar/ Siti Fatimah
Fintech Asetku bekerja sama dengan HIPMI Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk menguatkan bisni melalui fintech, satu di antara pelaku fintech, Asetku, bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung.

Asetku bersama dengan HIPMI Kota Bandung berkomitmen memajukan literasi dan inklusi keuangan agar dapat menguatkan kewirausahaan Indonesia di revolusi industri 4.0.

“Kami melihat peran dan peluang Fintech P2P Lending terhadap para pelaku usaha ini sangatlah besar, karenanya kami mengajak para pelaku usaha muda agar dapat merasakan solusi yang kami tawarkan, " kata Direktur Asetku, Andrisyah Tauladan, di sela acara 'Stronger HIPMI in 4.0 – Powered by Asetku', di Hotel Marbella Suites, Bandung, Jumat (8/3/2019) sore.

Satgas Waspada Investasi Setop 231 Fintech Ilegal

Ini Regulasi Fintech Peer to Peer Lending Agar Aman Digunakan Masyarakat

Menurutnya, kesadaran akan perkembangan teknologi digital khususnya Fintech di kalangan pelaku usaha menjadi bekal emas agar mampu bersaing di industry 4.0.

Sebagai Fintech Peer to Peer Lending yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pihaknya ingin pelaku usaha dapat menguatkan bisnis dan memajukan perekonomian Indonesia melalui fintech.

"Dengan pemahaman akan perkembangan, keunggulan, penggunaan, serta pemaksimalan solusi yang ditawarkan fintech P2P Lending, dapat menguatkan usaha di era ini," katanya.

Melalui Fintech P2P Lending, katanya, para pelaku usaha dapat mudah mengembangkan bisnis ke tingkat berikutnya melalui satu platform smartphone. Untuk itu, Asetku memberikan cara inovatif pengembangan dana dari capital financing.

Ia mengatakan, dengan Asetku, pendana dapat meningkatkan nilai dana ataupun modal usaha dengan meminjamkannya kepada peminjam yang berpredikat 'Sangat Baik', yang telah disediakan oleh partner eksklusif Asetku yaitu Akulaku.

Dana yang sebelumnya hanya mengendap di tabungan, kini dapat berkembang dengan waktu singkat di Asetku.

Pendanaan mulai dari Rp 1 juta rupiah dengan fixed return rate berkisar mulai 18-24%.

Jangka waktu pendanaan pun bervariasi, yaitu 8 hari, 15 hari, 22 hari, dan 30 hari.

Dengan menyalurkan dana hanya kepada peminjam berpredikat 'Sangat Baik' yang dilihat berdasarkan catatan kredit, frekuensi pinjaman, dan juga ketepatan pembayaran.

Hingga kini, Asetku mampu memertahankan Non-Performing Loan (NPL) di angka 0,00%. Pendana selalu menerima dana pokok serta return sesuai dengan estimasi keuntungan yang dijanjikan.

“Dengan hadirnya Fintech, tentu akan terciptanya ekosistem keuangan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Kini, bisnis mampu berkembang melalui kolaborasi dan manajemen keuangan kontemporer yang melibatkan industri ini," katanya.

Selain itu, Asetku bersama dengan HIPMI Kota Bandung bergandengan tangan memajukan literasi dan inklusi keuangan agar dapat menguatkan kewirausahaan Indonesia di era industri 4.0.

Nih Fintech Jenis Seperti Ini yang Diperhatikan oleh OJK

Waspada Fintech Ilegal, Kenali Ciri-cirinya Berikut Ini

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved