Satu Rumah di Sukabumi Ambruk Dihembus Angin Kencang dan Hujan Deras, Dua Rumah Terancam Longsor

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta rupiah.

Satu Rumah di Sukabumi Ambruk Dihembus Angin Kencang dan Hujan Deras, Dua Rumah Terancam Longsor
ist
Rumah ambruk di Kampung Cibungur, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/3) 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya menyebabkan sebuah rumah ambruk di Kampung Cibungur RT 01/03 Dusun Tegal Panjang, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kamis (7/3) sekitar pukul 05.00 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta rupiah.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, mengatakan, kronologi ambruknya rumah karena hujan deras deras disertai angin dengan kondisi rumah sudah lapuk.

"Akibatnya satu rumah milik Dadan (45) yang dihuni juga oleh istri dan anaknya mengalami rusak berat," kata Eka melalui sambungan telepon, Kamis (7/3).

Eka mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah penanganan dan assessment di lokasi kejadian.

"BPBD dalam hal ini terus mengimbau pada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0266) 6323717," kata Eka.

Eka mengatakan, perkembangan informasi selanjutnya akan dilakukan update secara berkala apabila terdapat laporan tambahan.

"Kebutuhan yang saat ini diperlukan oleh korban adalah pakaian dan perlengkapan sekolah perempuan
PAUD," ujarnya.

Selain menyebabkan rumah ambruk hujan deras juga menyebabkan longsor dan mengancam dua unit rumah di Kampung Kabandungan RT 08/08, Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Longsor terjadi Kamis (7/3) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Akibat hujan dengan intensitas yang cukup deras dan lama sehingga menyebabkan terjadinya tanah longsor mengancam dua unit rumah," kata Eka.

Eka mengatakan, BPBD Kabupaten Sukabumi telah melakukan langkah penanganan berupa pendataan serta berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat dan pihak muspika.

"Petugas Penanggulanqgan Bencana Kecamatan Sukalarang (BPBD) dalam hal ini terus mengimbau pada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0266) 6323717 atau pemerintah setempat," ujar Eka.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved