Munas NU di Banjar Usul Hapus Sebutan Kafir bagi Non-Muslim hingga Haramkan MLM

Dua di antara yang menonjol dari Munas NU di Banjar adalah usulan menghapus sebutan kafir bagi warga non-Muslim dan haramkan bisnis MLM

Munas NU di Banjar Usul Hapus Sebutan Kafir bagi Non-Muslim hingga Haramkan MLM
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Munas NU 

TRIBUNJABAR.ID- Ada sejumlah poin penting dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat.

Dua di antara yang menonjol dari Munas NU itu adalah usulan menghapus sebutan kafir bagi warga non-Muslim dan menyebut sistem bisnis Multi Level Marketing (MLM) adalah bisnis haram.

Alasan yang dikemukan Munas NU, di balik bisnis MLM telah terjadi pelanggaran yang merugikan banyak orang.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo hadir membuka munas tersebut pada Rabu (27/2/2019) siang.

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Jokowi berpesan agar warga terus menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jokowi ingatkan pentingnya persatuan bangsa

"Saya titip hati-hati, jangan sampai ada konflik sekecil apa pun di negara ini, cepat selesaikan, rampungkan (jika ada konflik). Ukhuwah persaudaraan sangat penting, ukhuwah watoniah, insaniah," kata Jokowi saat membuka acara Munas NU tersebut.

Sebelumnya, Jokowi menceritakan pengalamannya saat bertemu ibu negara Afghanistan, Rula Ghani, istri Presiden Ashraf Ghani.

Petinggi Demokrat Sebut AHY dan Ibas Rebutan Jaga Ani Yudhoyono di Rumah Sakit

Iriana Jokowi Belikan Boneka untuk Sedah Mirah, Kaesang Malah Beri Respons Jenaka Seperti Ini

Menurut Rula, 40 tahun lalu Afghanistan aman dan tentram. Negara tersebut merupakan negara kaya raya, punya deposit emas terbesar dan cadangan gasnya besar.

"40 tahun lalu saya bisa nyetir dari Kabul ke kota lain dengan aman, tidak masalah," katanya.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved