Pengunjung Lalala Fest 2019 Jalan Kaki 3 Kilometer Menuju Lokasi Acara di Cikole Lembang
Sejumlah pengunjung LaLala Fest 2019 harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 km untuk menuju akses masuk acara di Orchid Forest Cikole, Lembang
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sejumlah pengunjung LaLala Fest 2019 harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 km untuk menuju akses masuk acara di Orchid Forest Cikole, Lembang, Bandung Barat, Sabtu (23/2/2019).
Dari pantau Tribun Jabar di lokasi, tampak langkah tertatih dan raut kesal para pengunjung yang didominasi kalangan milenial ini.
Bahkan beberapa di antara mereka ada duduk sambil menghela nafas dan duduk berselonjor saat beristirahat.
Tidak adanya panitia maupun pihak acara yang memantau kondisi mereka selama di perjalanan.
Di tengah perjalanan, Tribun Jabar berkesempatan mewawancarai salah satu pengunjung yang sedang istirahat.
• Jejak Reino Barack yang Dikabarkan Akan Nikahi Syahrini, Mantan Luna Maya Ini Anak Konglomerat Kaya
• Rahasia Rumah Tangga Nita Thalia, Jadi Istri Kedua Belasan Tahun tapi Rukun dengan Istri Pertama
Nindia, pengunjung asal Jakarta yang datang bersama lima temannya mengaku sangat kelelahan dan kecewa dengan pelayanan yang disediakan pihak acara.
"Panitianya tidak profesional, saya jauh-jauh dari Jakarta pelayanannya seperti ini. Ngapain sampai diiklankan di internet dan surat kabar kalau pelayanannya seperti ini? Kami lelah harus berjalan sejauh itu," ujar Nindia kepada Tribun Jabar, Sabtu (23/2/2019) sore.
Tidak hanya berjalan kaki yang cukup jauh, para pengunjung juga diminta memarkir kendaraannya jauh dari lokasi acara tersebut.
Ajay (21), pengunjung asal Jakarta ini juga merasa kecewa, karena sarana kendaraan yang digunakan untuk membawa pengunjung dari tempat parkir ke lokasi acara hanya beberapa unit.
Satelit Nusantara Satu Lepas Landas, Kecepatan Internet Meningkat, Lihat Video Peluncurannya di Sini https://t.co/Y1EzrBDWmv via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 22, 2019
"Padahal jumlah pengunjung kan membludak, kenapa tidak disediakan unit kendaraan shuttle yang banyak? Yah kasihanlah sama teman-teman cewek saya yang harus berjalan dan mendaki sejauh itu," kata Ajay kepada Tribun Jabar, Sabtu (23/2/2019) sore.
Ajay menambahkan, alasan ia dan teman-temannya lebih memilih berjalan ketimbang naik kendaraan tersebut, karena tidak mau capek mengantri.
"Untuk naik kendaaraan itu kita harus mengantri yang cukup lama. Dari pada ketinggalan acara, mending jalan walaupun capek," kata Ajay.
Ajay berharap, ke depannya acara Lalala Fest bisa mengakomodir semua fasilitas dan memiliki pelayanan yang lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pengunjunglalala-fest-2019.jpg)