Keren, Alumni BaCAA Pamerkan Karya Senirupa Kontemporer di Lawangwangi Creative Space
BaCAA adalah acara penghargaan seni yang bertujuan untuk merangsang perkembangan senirupa kontemporet di Indonesia
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Andonowati mengaku menyaksikan kreativitas tanpa ada batas, ide yang abstrak, ekspresif, kritis, dan terkadang kontroversial, dapat diwujudkan oleh para perupa muda dalam bentuk karya seni yang segar dan menggugah.
Pameran BaCAA Assemblage ini di ikuti oleh 26 seniman muda yang sudah dikenal di senirupa global, seperti Aditya Novali, Anggun Priambodo, Erianto, Erwin Windu Pranata, dan masih banyak lagi.
• Kalahkan Kamboja, Timnas U-22 Indonesia Tantang Vietnam di Semifinal Piala AFF U-22 2019
• Santai Sejenak di Day Dream Food Spot, Kafe Berkonsep Vintage Casual di Kawasan Lembang

Kurator Asmudjo Jono Irianto menjelaskan bahwa senirupa kontemporer Indonesia yang dihasilkan oleh kompetisi BaCAA memberikan tanda bahwa seniman alumni BaCAA dianggap dekat dengan masyarakatnya.
"Persoalan yang masih dialami seniman saat ini yaitu, daya serap atau apresiasi publik terhadap karya-karya yang dihasilkan mereka," ujarnya.
Jarak pemahaman atau pengertian mengenai praktik senirupa kontemporer antara seniman dan masyarakatnya masih belum sesuai dengan harapan para seniman, karena publik masih ada jarak intelektual antara seniman dengan karyanya dengan publiknya.
Usai pameran BaCAA Assemblage ini, Artsociates menyelenggarakan angugerah BaCAA edisi keenam pada September 2019.