Schalke 04 Vs Man City, Guardiola Ucap 2 Formula Juara Liga Champions
Pep Guardiola meyakini bahwa musim ini The Citizens layak memiliki pencapaian yang lebih baik di Liga Champions.
TRIBUNJABAR.ID - Manchester City konsisten menjadi salah satu kontestan Liga Championssejak musim 2011-2012.
Namun, pencapaian Manchester Citymentok di semifinal, tepatnya pada musim 2015-2016 dalam arahan pelatih Manuel Pellegrini.
Dilansir dari Bolasport.com, kini dalam musim ketiga kepemimpinan pelatih Pep Guardiola, Manchester City tertantang untuk melaju lebih jauh di pentas Liga Champions.
Pep Guardiola meyakini bahwa musim ini The Citizens layak memiliki pencapaian yang lebih baik di Liga Champions.
Innalilahi, Legenda Komedian Indonesia Nana Krip Meninggal Dunia https://t.co/5ZjVsElFQE via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) February 20, 2019
Terutama, jika dibandingkan dari musim pertamanya melatih yang kala itu disingkirkan AS Monaco pada babak 16 besar.
Hal itu ia ungkapkan jelang laga pertama babak 16 besar antara Schalke 04 dan Man City yang dijadwalkan dihelat Kamis (21/2/2019) pukul 03.00 dini hari WIB di Veltins Arena, Gelsenkirchen.
• Bela Rakyat, Eddy Soeparno Akan Pastikan Bantuan Rutilahu Pemerintah Tepat Sasaran
"Saya percaya tim ini bisa melakukan hal yang lebih baik daripada musim pertama," tutur Guardiola, seperti dilansir BolaSport.com dari laman resmi klub.
"Kami semua tahu bahwa kondisi tim jauh lebih baik. Namun, Liga Champions adalah kompetisi yang spesial, tim-tim yang ada di sana bagus," katanya menambahkan.
Di sisi lain, pengalaman membawa Barcelona meraih gelar juara Liga Champions edisi 2009 dan 2011 menjadi pelajaran penting dalam karier manajerial Guardiola.
• Belasan Ribu Kotak Suara di Purwakarta Mulai Dirakit [VIDEO]
Berbekal dari pengalaman itu, ia pun mampu menyebut dua syarat bagi suatu tim yang ingin menggondol trofi Si Kuping Besar.
Pertama adalah harus mampu memiliki pengendalikan sikap yang baik.
"Anda harus mengontrol emosi. Anda harus menderita dan bertahan dalam momen-momen sulit. Kami pun percaya diri," tutur Guardiola.
Kedua, tim tersebut wajib menampilkan performa yang tak kenal menyerah.
"Anda tak bisa lolos ke tahap selanjutnya jika tidak percaya diri dan tidak menampilkan performa terbaik," kata Guardiola.
"Jika ingin mewujudkan mimpi lolos hingga tahap akhir, Anda harus memaksa diri untuk senantiasa tampil dengan luar biasa.
"Itulah yang kami inginkan, menjadi diri kami sendiri," ucap pelatih berusia 48 tahun tersebut.
• Kasus Pengaturan Skor, Sopir Joko Driyono Buat Pengakuan Mengejutkan Kronologi Hancurkan Barbuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pelatih-manchester-city-pep-guardiola.jpg)