Siswa yang Tantang Guru di Gresik, Belum Masuk Sekolah Kembali

Siswa kelas IX SMP PGRI Wringinanom, Gresik, AA, yang terekam dan menjadi topik perbincangan di media sosial karena merokok dan menantang gurunya, hin

Siswa yang Tantang Guru di Gresik, Belum Masuk Sekolah Kembali
KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH
Nur Khalim (kiri) dan AA (tengah), siswa PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dalam mediasi yang dilakukan di kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, GRESIK - Siswa kelas IX SMP PGRI Wringinanom, Gresik, AA, yang terekam dan menjadi topik perbincangan di media sosial karena merokok dan menantang gurunya, hingga kini belum kembali ke sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Padahal, sejak Senin (11/2/2019), semua siswa kelas IX di SMP PGRI Wringinanom, mulai menjalani try out persiapan untuk menghadapi ujian nasional (UN).

"Hingga hari ini memang belum datang ke sekolah, padahal sejak Senin kemarin itu ada try out bagi siswa kelas IX untuk persiapan Unas. Tapi, memang sebelumnya, orangtuanya sudah minta izin supaya anaknya diberikan kelonggaran untuk tidak masuk dulu usai kemarin (kejadian menjadi viral)," ujar Kepala SMP PGRI Wringinanom, Rusdi, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (12/2/2019).

Untuk itu, lanjut Rusdi, pihaknya kini sedang menyiapkan upaya untuk mendatangi AA di tempat tinggalnya.

Sekaligus, untuk menyerahkan bahan try out supaya AA dapat belajar dan mengerjakannya di rumah.

8 Kado Valentine yang Cocok Diberikan untuk Pacar, Sahabat, dan Keluarga, Kadonya pun Pasti Berkesan

Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Udara, Ada Penumpang yang Alami Patah Kaki Saat Lindungi Anak

"Sebenarnya kemarin orangtuanya juga sudah kami beritahu, supaya mengambil bahan try out di sekolah untuk dipelajari oleh anaknya di rumah. Tapi, hingga saat ini, belum diambil," ucap dia.

"Karena itu, kami bersama beberapa guru di sini berinisiatif akan melakukan kunjungan ke rumahnya sambil menyerahkan bahan try out, supaya dapat dipelajari di rumah, sebab sebentar lagi sudah unas," kata Rusdi.

Ia juga berharap, baik AA maupun orangtuanya tidak lagi terlarut dalam kejadian kemarin, sehingga AA bisa kembali bersekolah untuk menjalani aktivitas belajar seperti pada umumnya, sekaligus tidak mengganggu tahapan dalam persiapan menghadapi UN. (Kompas.com/Hamzah Arfah)

Kabupaten Cirebon Belum Dapat Ketentuan Jumlah Formasi PPPK, BKN Pun Belum Beri Petunjuk Teknis

Sungai Cikeruh di Kampung Sapan Tegalluar Ini Dipenuhi Sampah, Tak Ada Tindakan, Bau Banget

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved