Penderita DBD di Jabar Meningkat, Januari Sudah 18 Orang Meninggal

Tetapi jumlah penderita nyamuk demam berdarah pada tahun 2018 cenderung lebih sedikit dibanding 2016.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Ravianto
theofilus richard/tribun jabar
Sekretaris Dinkes Jabar, Uus Sukmara; Ketua Penggerak PKK, Atalia Praratya Kamil; dan Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial, Daud Achmad, menjadi narasumber acara Jabar Punya Informasi dengan tema DBD di Gedung Sate, Jumat (8/2/2019). 

Alasan lainnya daerah yang mengalami peningkatan masus demam berdarah masih terlokalisir atau hanya meningkat di beberapa daerah saja.

“Dan daerah yang mengalami peningkatan kasus masih terlokalisir di beberapa daerah. Kecamatan pada satu dua kabupaten,” ungkap Nadia.

Berdasarkan data Kemenkes, sejak awal Januari jumlah penderita dan korban terbanyak berada di Jawa Timur yang mencapai 3.074 orang penderita dan 52 orang meninggal dunia.

Kemudian jumlah penderita terbanyak berikutnya di Jawa Barat dengan total penderita 2.204 orang, NTT 1.364 orang, Jawa Tengah 1.333 orang dan kelima Lampung 1.157 orang.

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia terbanyak setelah Jawa Timur adalah NTT dan Sulawesi Utara yang totalnya masing-masing 15 orang, kemudian Jawa Tengah dan Jawa Barat juga jumlah korban meninggalnya sama yakni 14 orang.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved