Pilpres 2019
Dedi Mulyadi : Sudah Saatnya Pak Jokowi Menyerang, 'Elu Jual, Gua Beli'
Ketua TKD Jokowi-Maruf Amin Jawa Barat Dedi Mulyadi mengomentari fenomena Jokowi yang belakangan dalam pidatonya kerap terlihat agresif
Penulis: Haryanto | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf Amin Jawa Barat Dedi Mulyadi mengomentari fenomena calon presiden RI nomor urut 01 Joko Widodo yang belakangan dalam pidatonya kerap terlihat agresif menyerang kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Dedi mengatakan, Jokowi sebagai Capres petahana dinilai sudah terlalu sering bertahan.
“Kalau kata orang betawi, elu jual gua beli. Memang sudah saatnya, Pak Jokowi menyerang,” kata Dedi di Purwakarta, Rabu (6/2/2019).
Lebih lanjut Dedi menjelaskan, tuduhan-tuduhan yang dilancarkan oleh kubu pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 kepada Jokowi dinilainya sudah terlalu berlebihan.
“Kalau terus bertahan dalam serangan membabibuta maka akan membangun perspektif pemikiran publik. Kalau berita bohong terus-terusan disebarkan, data bohong terus-terusan disebarkan, maka publik akan mengansumsikan apa yang diterima adalah benar,” ujarnya.
• Lakukan Mutual Legal Assistance dengan Swiss, Dedi Mulyadi Sebut Jokowi Punya Keberanian Tinggi
Selain itu, Dedi mengatakan serangan-serangan yang dilakukan oleh Jokowi diharapkan bisa memberikan energi baru bagi para pendukungnya terutama yang bergerak dalam Tim Kampanye Daerah.
“Kalau dalam strategi tinju, defense terus lama-lama penonton khawatir. Pak Jokowi juga harus bangkit untuk menunjukkan calon kita berani. Jadi itu adalah bagian dari keinginan orang-orang disekitar Pak Jokowi yang berharap Pak Jokowi bukan hanya bisa bertahan tapi juga bisa menyerang,” pungkasnya.
• Dedi Mulyadi Beri Kiat-kiat Khusus bagi Para Calon Anggota Legislatif Perempuan untuk Kampanye
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-joko-widodo-di-hotel-bandung.jpg)