Kamis, 30 April 2026

Jika Besok Gaji Karyawan Dibayar, Aksi Mogok Karyawan PT Pos Indonesia akan Dibatalkan

Sebelumnya manajemen PT Pos Indonesia menjanjikan akan membayar gaji karyawan pada hari Senin, 4 Februari 2019.

Tayang:
Penulis: Ery Chandra | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Ery Chandra
Ratusan orang berunjukrasa di depan Gedung Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Serikat Pekerja PT Pos Indonesia (SPPI) akan membatalkan aksi mogok yang telah dijadwalkan jika perusahaan menepati janji membayar gaji karyawan.

Sebelumnya manajemen PT Pos Indonesia menjanjikan akan membayar gaji karyawan pada hari Senin, 4 Februari 2019.

Koordinator Lapangan Nasional SPPSI, MN. Danny Momer mengatakan aksi demonstrasi yang dilakukan sekitar ratusan karyawan PT Pos Indonesia di depan Gedung Graha Pos Indonesia, Jalan Banda Nomor 30, Kota Bandung, Senin (28/1/2019), didengarkan oleh perusahaan.

"Aksi kemarin berdampak dari internal. Dalam kesempatan dialog itu disepakati empat Februari manajemen akan membayar upah atau gaji itu. Kami lihat besok apakah dibayarkan," ujar Danny, saat dihubungi Tribun Jabar, melalui ponselnya, di Kota Bandung, Minggu (3/2/2019).

Danny menuturkan mengenai tuntutan yang mereka sampaikan sebelumnya tetap berjalan di antaranya penyetaraan pensiunan setara dengan PNS. Serta meminta direksi perusahaan apabila tidak mampu memimpin secara legowo untuk mengundurkan diri.

"Tuntutan kami yang lain sedang proses dan tetap lanjut. Yakni membagi keuntungan secara adil dan pembayaran jasa produksi perusahaan kepada seluruh karyawan, penyetaraan berkeadilan, tunjangan transportasi yang tidak timpang," kata Danny.

Mario Gomez Serang Manajemen Persib Bandung, Tanyakan Bonus karena Bawa Persib di Posisi Empat

Menurutnya, penting agar digaris bawahi PT Pos Indonesia berkomitmen terhadap janji memberikan gaji esok hari. Sehingga nasib karyawan tidak dikorbankan ke depannya.


"Ini suatu pengalaman buruk bagi perusahaan. Baru kali ini terjadi tidak tepat waktu. Semoga direksi menetapi janjinya. Karena semua bertujuan harmonis dan terjalin kembali antara perusahaan dan karyawan," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved