Rabu, 8 April 2026

Ada Puluhan Jenis Pusaka Kujang, Ini Beberapa Bentuk dan Kegunaannya

Ada terdapat 41 jenis bentuk dan jenis kujang. Ini fungsi dan kegunaannya.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Berbagai jenis kujang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Ratusan penggemar dan peternak ayam pelung dari berbagai wilayah turut andil dalam kontes nasional yang digelar di lapangan Yonif Raider 300 Cianjur, Sabtu (26/1/2019).

Ketua Himpunan Peternak dan Penggermar Ayam Pelung Nusantara (HIPPAPN), Iwan Mustofa, mengatakan, acara digelar untuk memperingati hari jadi peternak ayam pelung yang pertama.

"Kontes ayam pelung ini tingkat nasional dibarengkan dengan pameran pusaka untuk memperkenalkan budaya Sunda kepada warga Indonesia, khususnya warga Cianjur dan sekitarnya," kata Iwan Mustofa.

Ia berharap melalui kontes ayam pelung ini bisa melestarikan kearifan lokal asli Cianjur.

"Untuk pameran pusaka ini merupakan wujud satu kesatuan sebagai jati diri bangsa Indonesia. Semoga pameran ini bisa menggugah kecintaan masyarakat kepada bangsa," katanya.

Pada kesempatan itu puluhan jenis pusaka nusantara dipamerkan bersamaan dengan kontes nasional ayam pelung.

"Baik ayam pelung maupun pusaka merupakan warisan budaya sehingga kami rangkul," kata Iwan.

Berawal dari rasa ingin melestarikan budaya sunda, kini sudah ada ratusan anggota pelestari pusaka, mereka berasal dari berbagai wilayah di Nusantara.

"Kami ingin memperkenalkan pusaka zaman dulu ke masyarakat luas. Melalui sarana pameran ini diharapkan bisa menambah kecintaan masyarakat terhadap pusaka, khususnya kujang," kata pelestari pusaka, Kang Misbah Jimjim.

Ia mengatakan, kebanyakan masyarakat masih awam mengenai pusaka peninggalan leluhur.

Pasalnya tidak sedikit mereka yang menilai menilai kujang dari sisi mistis, padahal seharusnya kujang ini dinilai dari filosofis.

"Pameran seperti ini sebagai ajang memperkenalkan masyarakat pusaka khas Sunda. Semoga nantinya anak cucu jangan sampai melupakan sejarah," ujarnya.

Ia mengatakan, ada sekitar 41 jenis bentuk dan jenis kujang.

Namun hingga saat ini belum ditemukan semua.

"Peruntukan kujang tersebut meliputi kujang pusaka, kujang pakarang, dan kujang perkakas. Semoga ke depan pameran pusaka seperti ini bisa lebih sering dilakukan demi melestarikan peninggalan para pendiri bangsa," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved