Waspada DBD
Warga Ciamis Diminta Waspada, Kasus DBD Meningkat Bulan Ini
Warga Ciamis diminta waspada menyusul meningkatnya kasus DBD di bulan Januari ini.
Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Warga Ciamis diminta waspada menyusul meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) selama bulan Januari ini.
Sampai Senin (21/1/2019), selama bulan Januari ini sudah ada 26 warga Ciamis yang dirawat karena terjangkit DBD.
Dari 27 kecamatan di Ciamis, DBD ditemukan di 12 kecamatan.
“Terbanyak dirawat di RSU Ciamis, tapi ada juga di RS PB, Al Arif bahkan TMC Tasikmalaya termasuk di puskesmas-puskesmas,” ujar Kabid P2P Dinkes Ciamis, dr H Yoyo yang didampingi pelaksana seksi P2M, H Pendi, kepada Tribun Jabar, Selasa (22/1/2019).
Angka kasus DBD selama bulan Januari 2019 ini kata dr H Yoyo cukup tinggi, mengingat pada tahun 2018 selama setahun hanya ada 29 kasus DBD di Ciamis.
Tingginya kasus DBD diawal tahun ini diperkirakan bagian dari siklus dan diduga dipicu akibat cuaca ekstrem.
Kondisi serupa juga dialami beberapa kabupaten/kota di Jabar dengan angka kasus DBD yang cukup tinggi.
• Bulan Ini Saja, Jumlah Kasus DBD di Kabupaten Bandung Mencapai Angka 211 Kasus
• Karena yang Terjangkit DBD di Kota Cimahi baru 77 Orang, maka Belum Bisa Ditetapkan sebagai KLB
“Di Ciamis tidak ada yang meninggal karena DBD,” katanya.
Dari 26 kasus DBD di Ciamis yang terjadi selama tiga minggu terakhir terbanyak terjadi di Ciamis (8 kasus) dan Cipaku (5 kasus).
Diharapkan warga segera melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan rumah masing-masing.
Bila menemukan jentik nyamuk segera matikan sebelum jentik bisa terbang, menjadi dewasa, dan beranak-pinak.
• Ruang Tambahan Khusus di RSUD Cibabat Sudah Dipenuhi Pasien DBD
• Kasus DBD di Purwakarta Meningkat, Dinkes Minta Warga Proaktif